{"id":12434,"date":"2023-10-10T16:29:04","date_gmt":"2023-10-10T09:29:04","guid":{"rendered":"https:\/\/fazz.com\/?p=12434"},"modified":"2026-01-09T13:43:26","modified_gmt":"2026-01-09T06:43:26","slug":"perbedaan-reseller-dan-dropship","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/","title":{"rendered":"7 Perbedaan Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Untung?"},"content":{"rendered":"\n<p>Pelaku bisnis <em>online <\/em>harus memahami perbedaan <em>reseller<\/em> dan <em>dropship<\/em>. Sebab, meskipun keduanya memiliki beberapa ciri yang sama, tetapi keduanya juga memiliki perbedaan yang menentukan cara kerja dan pembagian keuntungan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua sistem bisnis ini menjadi <a href=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/ciri-peluang-usaha-yang-potensial\/\">peluang usaha yang potensial<\/a>. Apakah Anda tertarik? Yuk, simak!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-pengertian-reseller-dan-dropship-nbsp\"><strong>Pengertian <em>Reseller<\/em> dan <em>Dropship<\/em>&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Resell<\/em> dan <em>dropship <\/em>merupakan dua teknik atau cara<a href=\"https:\/\/fazz.com\/resources\/usaha-online-yang-menjanjikan\/\"> jualan <em>online<\/em><\/a>. Kedua istilah tersebut sama-sama menjual kembali sebuah barang dari penjual lain kepada konsumen.&nbsp;Lalu apa yang membedakan keduanya?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-reseller\">1. <em>Reseller<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Resell, <\/em>atau pelakunya disebut sebagai <strong><em>reseller<\/em> adalah<\/strong> teknik <a href=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/platform-toko-online\/\">bisnis <em>online<\/em><\/a>yang dilakukan dengan cara membeli barang dari penjual lain, lalu menjualnya kembali kepada konsumen. Ciri penting dari <em>reseller <\/em>adalah membeli dan menampung stok barang sebelum dijual kembali.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><em>Reseller <\/em>hanya membeli dan mengeluarkan modal sesuai dengan barang yang sudah dipesan pelanggan dimana pelaku bisnis ini biasanya akan menjual kembali barang dengan harga yang lebih mahal daripada <em>supplier<\/em>-nya. <em>Reseller <\/em>akan membeli barang dagangannya tersebut dalam jumlah banyak serta dengan harga spesial yang ditawarkan oleh <em>supplier<\/em>-nya (harga <em>reseller<\/em>) atau harga murah yang bertujuan untuk dijual kembali.<\/p>\n\n\n\n<p>Menjalankan bisnis <em>online<\/em> dengan cara menjadi <em>resell<\/em>er memungkinkan pelaku bisnis dapat melakukan kontrol penuh terhadap penjualan, penetapan harga, dan lainnya sehingga mudah untuk <a href=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/tips-meningkatkan-penjualan-bisnis\/\">meningkatkan penjualan<\/a>. Seorang <em>reseller<\/em> umumnya juga dianggap memiliki kredibilitas lebih baik, karena memiliki dan memahami produk yang dijual.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga : <\/strong><a href=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/usaha-reseller\/\">Tips Memulai Usaha Reseller dan Cara untuk Dapatkan Modal<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-dropship\">2. <em>Dropship<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Dropship<\/em>, atau pelakunya disebut sebagai <strong><em>dropshipper<\/em> adalah<\/strong> teknik jualan <em>online<\/em> yang dilakukan dengan cara memasarkan barang dari penjual lain. Artinya, seorang <em>dropshipper<\/em> tidak perlu memiliki barang dan hanya cukup memiliki gambaran atau informasi produk untuk ditawarkan kepada konsumen.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menjalankan bisnis <em>online<\/em> <em>dropship<\/em> memungkinkan seseorang memulai usaha tanpa modal. Risiko yang ditanggung oleh <em>dropshipper<\/em> juga terbilang sangat kecil karena tidak mengeluarkan modal pembelian barang. Selain itu, seorang <em>dropshipper<\/em> dapat memasarkan berbagai barang sekaligus yang didapatkan dari beberapa pemilik produk.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-7-perbedaan-reseller-dan-dropship-nbsp\"><strong>7+<\/strong> <strong>Perbedaan <em>Reseller<\/em> dan <em>Dropship<\/em>&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Seorang <em>reseller<\/em> akan melakukan serangkaian proses berdagang, mulai dari perolehan produk, penyimpanan, hingga pemasaran. Sementara itu, <em>dropship<\/em> lebih lazim berkutat pada persoalan pemasaran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada berbagai perbedaan antara <em>reseller<\/em> dan <em>dropship<\/em> dilihat dari berbagai sisi. Beberapa perbedaan tersebut adalah sebagai berikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-stok-produk\">1. Stok produk<\/h3>\n\n\n\n<p>Seorang <em>reseller<\/em> pasti memiliki dan menyimpan stok fisik dari produk yang akan dijual. Sementara itu, <em>dropshipper<\/em> tidak memiliki stok fisik. Oleh karena itu, <em>dropshipper <\/em>harus bekerja sama dengan pemasok barang yang bersedia mengirimkan produk kepada konsumen atas nama <em>dropshipper<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika produk yang dimiliki telah habis, maka <em>reseller<\/em> memiliki akses yang lebih mudah kepada sumber produk. Sebaliknya, seorang <em>dropshipper<\/em> tidak dapat meneruskan bisnisnya jika pihak yang menjadi pemilik produk tidak bersedia kembali menyediakan barang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-pengelolaan-produk\">2. Pengelolaan produk<\/h3>\n\n\n\n<p>Karena menyimpan stok barang, maka seorang <em>reseller<\/em> akan bertanggung jawab atas manajemen stok, termasuk penyimpanan, pengaturan, dan memastikan ketersediaan produk untuk dijual sehingga diperlukan <em>inventory management<\/em> yang baik. Hal ini tidak perlu dilakukan oleh seorang <em>dropshipper<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-3-pengiriman-produk\">3. Pengiriman produk<\/h3>\n\n\n\n<p>Seperti penjual <em>online<\/em> pada umumnya, <em>reseller<\/em> memiliki tanggung jawab terhadap semua proses transaksi, termasuk proses pengiriman produk kepada konsumen. Namun, tanggung jawab tersebut tidak dimiliki oleh seorang <em>dropshipper<\/em>. Proses pengiriman barang yang berhasil dijual oleh seorang <em>dropshipper<\/em> akan ditanggung oleh pedagang yang memiliki stok barang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-4-risiko-dan-modal-awal\">4. Risiko dan modal awal<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk menjadi seorang <em>reseller<\/em>, tentunya membutuhkan modal yang lebih besar dibanding <em>dropshipper <\/em>sehingga kadang memerlukan <a href=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/cara-mendapatkan-pinjaman-modal-usaha\/\">pinjaman modal<\/a> karena harus membeli barang terlebih dahulu. Oleh karena itu, risiko yang harus ditanggung <em>reseller<\/em> juga lebih besar. Seorang <em>reseller<\/em> juga membutuhkan tempat penyimpanan barang, sehingga umumnya memiliki toko fisik.\u00a0Berbeda dengan <em>dropshipper <\/em>yang tidak perlu menyediakan gudang atau toko fisik karena ditanggung oleh <em>supplier<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-5-kontrol-kualitas-produk\">5. Kontrol kualitas produk<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai pemilik produk jual, <em>reseller<\/em> dapat mengontrol berbagai hal yang berkaitan dengan produk tersebut. Seorang <em>reseller<\/em> dapat memahami secara pasti mengenai produk sehingga dapat mencari nilai untuk ditawarkan. Sebaliknya, <em>dropshipper<\/em> tidak dapat mengontrol apapun terkait produk karena tidak memiliki stok.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-6-branding-nbsp\">6. <em>Branding<\/em><strong>&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Karena memiliki kontrol terhadap barang yang akan dijual, seorang <em>reseller<\/em> dapat melakukan upaya lebih untuk menambah nilai jual produk, seperti <a href=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/jenis-jenis-strategi-pemasaran\/\">strategi pemasaran<\/a> dan menambah kemasan agar lebih menarik. Sementara itu, seorang <em>dropshipper<\/em> lazim yang akan mengikuti kebijakan dari pemilik produk yang dipasarkannya sehingga tidak leluasa dalam pemasaran.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-7-cara-pelayanan-ke-konsumen\">7. Cara pelayanan ke konsumen<\/h3>\n\n\n\n<p>Saat seorang <em>reseller <\/em>menerima pesanan, tugasnya meliputi pengemasan dan pengiriman barang, yang berarti biaya dan tanggung jawab atas proses tersebut sepenuhnya menjadi tanggungannya. Tak hanya itu, ia juga bertugas berkomunikasi langsung dengan konsumennya. Sebaliknya, ketika berperan sebagai <em>dropshipper<\/em>, peran Anda terbatas hanya pada menyampaikan pesanan kepada <em>supplier<\/em>. Dalam hal ini, urusan pengemasan dan pengiriman menjadi tanggung jawab penuh dari pihak <em>supplier <\/em>sehingga Anda hanya sebatas menyampaikan pesan dari konsumen ke <em>supplier <\/em>saja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga :<\/strong> <a href=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/hutang-usaha-adalah\/\">Hutang Usaha : Definisi, Ciri, dan Tips Mengelola dalam Bisnis<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kelebihan-dan-kekurangan-reseller-dan-dropship\"><strong>Kelebihan dan Kekurangan <em>Reseller<\/em> dan <em>Dropship<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Baik sebagai pekerjaan utama maupun pekerjaan sampingan, menjalankan bisnis dengan teknik <em>reseller<\/em> dan <em>dropship<\/em> tentu memberikan keuntungan dan kekurangan tersendiri.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-reseller-0\">1. <em>Reseller<\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kelebihan\">Kelebihan:<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Keuntungan Margin yang Lebih Besar<\/li>\n\n\n\n<li>Kontrol Penuh atas Stok<\/li>\n\n\n\n<li>Fleksibilitas dalam Branding dan Pemasaran<\/li>\n\n\n\n<li>Diversifikasi Produk<\/li>\n\n\n\n<li>Kemampuan Menyediakan Produk dengan Cepat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kekurangan\">Kekurangan:<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memerlukan Modal Awal yang Besar<\/li>\n\n\n\n<li>Tanggung Jawab atas Penyimpanan dan Pengiriman<\/li>\n\n\n\n<li>Risiko Stok Tidak Terjual<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya Operasional Tambahan<\/li>\n\n\n\n<li>Persaingan yang Ketat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-dropship-0\">2. <em>Dropship<\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kelebihan-0\">Kelebihan:<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tanpa Modal Awal yang Besar<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak Perlu Menangani Stok dan Pengiriman<\/li>\n\n\n\n<li>Fleksibilitas dan Skalabilitas<\/li>\n\n\n\n<li>Potensi Keuntungan Margin yang Lebih Tinggi<\/li>\n\n\n\n<li>Fokus pada Pemasaran dan Penjualan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kekurangan-0\">Kekurangan:<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Keuntungan Margin yang Lebih Rendah<\/li>\n\n\n\n<li>Ketergantungan pada Pemasok<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak Memiliki Kontrol Penuh atas Stok<\/li>\n\n\n\n<li>Pemrosesan Pesanan Tidak Terduga<\/li>\n\n\n\n<li>Persaingan yang Tinggi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga : <\/strong> <a href=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/payfazz\/usaha-sampingan-yang-menjanjikan\/\">Jenis Usaha Sampingan bagi Pemula dan Tipsnya Agar Untung<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-contoh-bisnis-reseller-dan-dropship\"><strong>Contoh Bisnis <em>Reseller<\/em> dan <em>Dropship<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya, seluruh produk yang dapat diperjualbelikan secara <em>online<\/em> maka dapat dijual dengan cara <em>resell<\/em> dan <em>dropship<\/em>. Meskipun begitu, ada berbagai produk yang lebih umum dijual menggunakan teknik ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa <strong>contoh bisnis <em>reseller<\/em> <\/strong>adalah seperti menjual aksesori, pakaian, <em>frozen food<\/em>, jajanan impor, dan lainnya. Kebanyakan produk yang dijual dengan cara <em>reseller <\/em>merupakan produk yang juga dapat dijual secara <em>offline<\/em>, sehingga gudang penyimpanan dapat dimanfaatkan sebagai <em>showcase<\/em> bagi pembeli langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, beberapa <strong>contoh bisnis <\/strong><em><strong>dropship<\/strong> <\/em>adalah seperti makanan ringan, produk elektronik dengan harga mahal, pakaian impor, dan lainnya. Kebanyakan produk yang dijual secara <em>dropship<\/em> merupakan produk dengan harga mahal, ketersediaan terbatas, memiliki jangka waktu aktif, dan memiliki risiko besar jika disimpan dalam jumlah banyak.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan berbagai keuntungan tersebut, pelaku bisnis harus memahami risiko yang dihadapi keduanya. Salah satu risiko yang jarang disadari adalah kelalaian dalam pencatatan transaksi. Hal ini membuat <em>cash flow<\/em> dapat terganggu dan menciptakan masalah bisnis serius.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, Anda dapat memanfaatkan layanan pembayaran sekaligus pencatatan transaksi untuk bisnis <em>online<\/em>, yaitu <strong>Pay and Receive<\/strong>. Salah satu layanan dari banyak layanan keuangan yang disediakan oleh Fazz Business ini memungkinkan pelaku bisnis online dapat mencatat transaksi secara <em>real time<\/em>.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelaku bisnis online harus memahami perbedaan reseller dan dropship. Sebab, meskipun keduanya memiliki beberapa ciri yang sama, tetapi keduanya juga memiliki perbedaan yang menentukan cara kerja dan pembagian keuntungan.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":12437,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[551],"tags":[298,214,221,41,133],"class_list":["post-12434","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","tag-articles","tag-bahasa","tag-business","tag-fazz","tag-indonesia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>7 Perbedaan Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Untung?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meskipun sama-sama yang menjual kembali barang, inilah berbagai perbedaan reseller dan dropship yang harus dipahami pelaku bisnis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Perbedaan Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Untung?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meskipun sama-sama yang menjual kembali barang, inilah berbagai perbedaan reseller dan dropship yang harus dipahami pelaku bisnis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fazz Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-10T09:29:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-09T06:43:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/10\/5-Kelola-THR-supaya-jadi-modal-bisnis-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"628\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nida Amalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nida Amalia\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/business\\\/perbedaan-reseller-dan-dropship\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/business\\\/perbedaan-reseller-dan-dropship\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nida Amalia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4e751d687302ffa10cab1597b1d4a615\"},\"headline\":\"7 Perbedaan Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Untung?\",\"datePublished\":\"2023-10-10T09:29:04+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-09T06:43:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/business\\\/perbedaan-reseller-dan-dropship\\\/\"},\"wordCount\":1094,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/business\\\/perbedaan-reseller-dan-dropship\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2023\\\/10\\\/5-Kelola-THR-supaya-jadi-modal-bisnis-2.jpg\",\"keywords\":[\"articles\",\"bahasa\",\"business\",\"fazz\",\"Indonesia\"],\"articleSection\":[\"Business\"],\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/business\\\/perbedaan-reseller-dan-dropship\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/business\\\/perbedaan-reseller-dan-dropship\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/business\\\/perbedaan-reseller-dan-dropship\\\/\",\"name\":\"7 Perbedaan Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Untung?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/business\\\/perbedaan-reseller-dan-dropship\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/business\\\/perbedaan-reseller-dan-dropship\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2023\\\/10\\\/5-Kelola-THR-supaya-jadi-modal-bisnis-2.jpg\",\"datePublished\":\"2023-10-10T09:29:04+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-09T06:43:26+00:00\",\"description\":\"Meskipun sama-sama yang menjual kembali barang, inilah berbagai perbedaan reseller dan dropship yang harus dipahami pelaku bisnis.\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/business\\\/perbedaan-reseller-dan-dropship\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/business\\\/perbedaan-reseller-dan-dropship\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2023\\\/10\\\/5-Kelola-THR-supaya-jadi-modal-bisnis-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2023\\\/10\\\/5-Kelola-THR-supaya-jadi-modal-bisnis-2.jpg\",\"width\":1200,\"height\":628,\"caption\":\"Perbedaan Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Untung?\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fazz Indonesia\",\"description\":\"Just another Fazz Sites site\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fazz Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2022\\\/08\\\/logo-fazz-animate.gif\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2022\\\/08\\\/logo-fazz-animate.gif\",\"width\":250,\"height\":141,\"caption\":\"Fazz Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4e751d687302ffa10cab1597b1d4a615\",\"name\":\"Nida Amalia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5b7d1456b4d62193bd23772859a9558bb65916d6acf4664ebe7cf2048c894392?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5b7d1456b4d62193bd23772859a9558bb65916d6acf4664ebe7cf2048c894392?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5b7d1456b4d62193bd23772859a9558bb65916d6acf4664ebe7cf2048c894392?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nida Amalia\"},\"description\":\"6+ years working in Content Marketing and SEO in various industries such as Travel, Health Tech, SaaS, Fintech, and Education Technology.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/author\\\/nida\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Perbedaan Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Untung?","description":"Meskipun sama-sama yang menjual kembali barang, inilah berbagai perbedaan reseller dan dropship yang harus dipahami pelaku bisnis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/","og_locale":"en_GB","og_type":"article","og_title":"7 Perbedaan Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Untung?","og_description":"Meskipun sama-sama yang menjual kembali barang, inilah berbagai perbedaan reseller dan dropship yang harus dipahami pelaku bisnis.","og_url":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/","og_site_name":"Fazz Indonesia","article_published_time":"2023-10-10T09:29:04+00:00","article_modified_time":"2026-01-09T06:43:26+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":628,"url":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/10\/5-Kelola-THR-supaya-jadi-modal-bisnis-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nida Amalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Nida Amalia"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/"},"author":{"name":"Nida Amalia","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#\/schema\/person\/4e751d687302ffa10cab1597b1d4a615"},"headline":"7 Perbedaan Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Untung?","datePublished":"2023-10-10T09:29:04+00:00","dateModified":"2026-01-09T06:43:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/"},"wordCount":1094,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/10\/5-Kelola-THR-supaya-jadi-modal-bisnis-2.jpg","keywords":["articles","bahasa","business","fazz","Indonesia"],"articleSection":["Business"],"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/","url":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/","name":"7 Perbedaan Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Untung?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/10\/5-Kelola-THR-supaya-jadi-modal-bisnis-2.jpg","datePublished":"2023-10-10T09:29:04+00:00","dateModified":"2026-01-09T06:43:26+00:00","description":"Meskipun sama-sama yang menjual kembali barang, inilah berbagai perbedaan reseller dan dropship yang harus dipahami pelaku bisnis.","inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/business\/perbedaan-reseller-dan-dropship\/#primaryimage","url":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/10\/5-Kelola-THR-supaya-jadi-modal-bisnis-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/10\/5-Kelola-THR-supaya-jadi-modal-bisnis-2.jpg","width":1200,"height":628,"caption":"Perbedaan Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Untung?"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#website","url":"https:\/\/fazz.com\/id\/","name":"Fazz Indonesia","description":"Just another Fazz Sites site","publisher":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fazz.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#organization","name":"Fazz Indonesia","url":"https:\/\/fazz.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/08\/logo-fazz-animate.gif","contentUrl":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/08\/logo-fazz-animate.gif","width":250,"height":141,"caption":"Fazz Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#\/schema\/person\/4e751d687302ffa10cab1597b1d4a615","name":"Nida Amalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5b7d1456b4d62193bd23772859a9558bb65916d6acf4664ebe7cf2048c894392?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5b7d1456b4d62193bd23772859a9558bb65916d6acf4664ebe7cf2048c894392?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5b7d1456b4d62193bd23772859a9558bb65916d6acf4664ebe7cf2048c894392?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nida Amalia"},"description":"6+ years working in Content Marketing and SEO in various industries such as Travel, Health Tech, SaaS, Fintech, and Education Technology.","url":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/author\/nida\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12434","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12434"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12434\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29058,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12434\/revisions\/29058"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12437"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12434"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12434"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12434"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}