{"id":32463,"date":"2026-08-08T09:31:09","date_gmt":"2026-08-08T02:31:09","guid":{"rendered":"https:\/\/fazz.com\/id\/?p=32463"},"modified":"2026-08-07T18:19:36","modified_gmt":"2026-08-07T11:19:36","slug":"cara-kerja-deposito","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/","title":{"rendered":"Cara Kerja Deposito, Bunga &amp; Pajaknya"},"content":{"rendered":"<p>Deposito adalah produk simpanan berjangka di bank yang menawarkan bunga lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa, dengan syarat dana tidak ditarik sebelum jatuh tempo. Cara kerja deposito melibatkan penyetoran dana dalam jumlah tertentu, pemilihan jangka waktu, dan penerimaan bunga tetap yang dihitung berdasarkan tenor yang dipilih. Artikel ini membahas mekanisme deposito secara menyeluruh, mulai dari jenis-jenisnya, perhitungan bunga dengan contoh nominal, pajak yang dikenakan, hingga risiko dan perlindungan yang tersedia.<\/p>\n<h2>Apa Itu Deposito?<\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/deposito-bpr-fazza-simpan-dana-lebih-aman-dengan-imbal-hasil-menarik\/\">Deposito adalah<\/a> instrumen simpanan di bank di mana nasabah menempatkan sejumlah dana untuk jangka waktu tertentu dan tidak dapat dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo tanpa dikenakan penalti. Sebagai imbalannya, bank memberikan bunga yang umumnya lebih tinggi dibandingkan tabungan atau giro, karena bank dapat mengelola dana tersebut dengan kepastian jangka waktu yang lebih panjang.<\/p>\n<p>Konsep ini berbeda dengan demand deposit atau simpanan yang dapat ditarik sewaktu-waktu, seperti tabungan dan giro. Deposito berjangka mengunci dana selama periode yang disepakati, sehingga likuiditasnya lebih rendah, tetapi imbal hasilnya lebih tinggi dan lebih dapat diprediksi.<\/p>\n<h2>Jenis-Jenis Deposito<\/h2>\n<p>Terdapat beberapa jenis deposito yang umum ditemukan di perbankan Indonesia, masing-masing dengan karakteristik berbeda.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Deposito berjangka (time deposit)<\/strong>: jenis paling umum, dengan tenor tetap seperti 1, 3, 6, atau 12 bulan dan bunga dibayarkan pada periode tertentu.<\/li>\n<li><strong>Deposito on call<\/strong>: cocok untuk dana besar dengan jangka waktu sangat pendek, biasanya kurang dari satu bulan, dan pencairan memerlukan pemberitahuan sebelumnya.<\/li>\n<li><strong>Sertifikat deposito<\/strong>: bukti kepemilikan dapat diperjualbelikan atau dipindahtangankan kepada pihak lain sebelum jatuh tempo.<\/li>\n<li><strong>Deposito syariah<\/strong>: menggunakan skema bagi hasil (mudharabah) alih-alih bunga tetap, sesuai prinsip perbankan syariah.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Perbedaan mendasar antara deposito berjangka dan demand deposit terletak pada likuiditas dan imbal hasil. Demand deposit seperti tabungan memberi akses dana kapan saja namun bunga yang jauh lebih rendah, sementara deposito berjangka menawarkan bunga lebih tinggi dengan mengorbankan fleksibilitas penarikan.<\/p>\n<h2>Bagaimana Mekanisme Pembukaan Deposito?<\/h2>\n<p>Membuka deposito umumnya melalui proses berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Menyiapkan dokumen identitas seperti KTP dan NPWP (jika ada).<\/li>\n<li>Menentukan nominal setoran, biasanya dengan minimum tertentu sesuai kebijakan bank.<\/li>\n<li>Memilih jangka waktu atau tenor deposito.<\/li>\n<li>Memilih metode pencairan bunga: dibayarkan langsung ke rekening, ditambahkan ke pokok, atau diambil saat jatuh tempo.<\/li>\n<li>Menandatangani perjanjian atau menyetujui syarat dan ketentuan secara digital.<\/li>\n<li>Menerima bilyet deposito atau konfirmasi elektronik sebagai bukti kepemilikan.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Bagaimana Bunga Deposito Dihitung?<\/h2>\n<p>Bunga deposito dihitung berdasarkan nominal pokok, suku bunga tahunan (per annum), dan jangka waktu penempatan. Rumus dasarnya adalah bunga tahunan dikalikan nominal pokok, dikalikan jumlah hari penempatan, dibagi 365 hari.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, jika seseorang menempatkan dana sebesar Rp10.000.000 dengan bunga 5% per tahun untuk tenor 3 bulan atau sekitar 90 hari, perhitungannya adalah Rp10.000.000 dikali 5% dikali 90 hari dibagi 365 hari, yang menghasilkan bunga kotor sekitar Rp123.288 sebelum dipotong pajak.<\/p>\n<p>Penting dipahami bahwa bunga deposito bisa dihitung secara harian namun umumnya dibayarkan secara bulanan atau saat jatuh tempo, tergantung kebijakan masing-masing bank. Bunga harian berarti perhitungan berjalan setiap hari dana mengendap, sedangkan pembayaran bulanan berarti hasil akumulasi bunga baru dicairkan atau dikreditkan setiap akhir bulan.<\/p>\n<h2>Berapa Lama Jangka Waktu Deposito?<\/h2>\n<p>Jangka waktu deposito umumnya berkisar antara 1, 3, 6, hingga 12 bulan, meskipun beberapa bank menawarkan tenor lebih panjang seperti 24 bulan. Semakin panjang tenor, biasanya semakin tinggi suku bunga yang ditawarkan, karena bank memperoleh kepastian dana yang lebih lama untuk dikelola.<\/p>\n<p>Pemilihan tenor sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan likuiditas nasabah. Dana yang kemungkinan dibutuhkan dalam waktu dekat sebaiknya ditempatkan pada tenor pendek untuk menghindari penalti pencairan dini.<\/p>\n<h2>Apa Itu Automatic Renewal dan Apa Risikonya?<\/h2>\n<p>Automatic renewal atau perpanjangan otomatis adalah fitur di mana deposito yang jatuh tempo akan diperpanjang secara otomatis dengan tenor yang sama tanpa perlu instruksi ulang dari nasabah. Fitur ini praktis, tetapi menyimpan risiko yang sering luput dari perhatian.<\/p>\n<p>Risiko utamanya adalah dana bisa kembali terkunci pada tenor baru tanpa nasabah menyadarinya, sehingga jika sewaktu-waktu membutuhkan dana mendadak, pencairan dini tetap dikenakan penalti. Selain itu, suku bunga pada periode perpanjangan bisa berbeda dari suku bunga awal, mengikuti kondisi pasar terkini, sehingga nasabah perlu memantau notifikasi dari bank menjelang tanggal jatuh tempo agar dapat menentukan apakah akan melanjutkan, mengubah nominal, atau mencairkan dana sepenuhnya.<\/p>\n<h2>Bagaimana Pajak Deposito Dihitung? (PPh 20%)<\/h2>\n<p>Bunga deposito di Indonesia dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) final sebesar 20% dari jumlah bunga yang diterima, sesuai ketentuan yang berlaku untuk penghasilan dari bunga simpanan bank. Pajak ini dipotong langsung oleh bank sebelum bunga dikreditkan ke rekening nasabah, sehingga nasabah menerima jumlah bersih setelah pajak.<\/p>\n<p>Melanjutkan contoh sebelumnya, dari bunga kotor sekitar Rp123.288, pajak PPh 20% yang dipotong adalah sekitar Rp24.658, sehingga bunga bersih yang diterima nasabah menjadi sekitar Rp98.630. Ketentuan pajak final atas bunga deposito ini diatur untuk penghasilan berupa bunga deposito dan tabungan sebagaimana dijelaskan dalam peraturan perpajakan yang dapat dilihat lebih lanjut melalui situs resmi <a href=\"https:\/\/www.pajak.go.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Direktorat Jenderal Pajak<\/a>.<\/p>\n<p>Perlu dicatat bahwa deposito dengan nominal di bawah batas tertentu (Rp7.500.000) umumnya dikecualikan dari pengenaan pajak ini, namun kebijakan spesifik dapat berbeda tergantung produk dan bank.<\/p>\n<h2>Deposito vs Tabungan: Apa Bedanya?<\/h2>\n<p>Perbedaan utama antara deposito dan tabungan terletak pada likuiditas, suku bunga, dan tujuan penggunaan.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Likuiditas<\/strong>: tabungan dapat ditarik kapan saja, sedangkan deposito terkunci hingga jatuh tempo.<\/li>\n<li><strong>Suku bunga<\/strong>: deposito menawarkan bunga lebih tinggi dibanding tabungan karena bank mendapat kepastian dana lebih lama.<\/li>\n<li><strong>Tujuan penggunaan<\/strong>: tabungan cocok untuk kebutuhan transaksi harian, sementara deposito lebih tepat untuk menyimpan dana yang tidak dibutuhkan dalam jangka pendek.<\/li>\n<li><strong>Biaya administrasi<\/strong>: tabungan sering dikenakan biaya bulanan, sedangkan deposito umumnya tidak.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Deposito vs Instrumen Investasi Lain<\/h2>\n<p>Dibandingkan instrumen investasi lain seperti reksa dana, obligasi, atau saham, deposito menawarkan risiko yang jauh lebih rendah karena bunga bersifat tetap dan dijamin, bukan berfluktuasi mengikuti pasar. Namun, imbal hasil deposito juga cenderung lebih rendah dibandingkan potensi keuntungan dari instrumen investasi berisiko lebih tinggi.<\/p>\n<p>Deposito cocok sebagai instrumen simpanan konservatif untuk dana darurat jangka menengah atau tujuan keuangan dengan target waktu yang jelas, sementara instrumen investasi lain lebih sesuai untuk tujuan jangka panjang dengan toleransi risiko yang lebih besar. Banyak perencana keuangan menyarankan kombinasi keduanya sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio.<\/p>\n<h2>Apa Risiko Deposito dan Bagaimana Jaminannya?<\/h2>\n<p>Risiko utama deposito adalah risiko likuiditas, yaitu dana tidak dapat diambil sewaktu-waktu tanpa penalti, serta risiko suku bunga jika kondisi pasar berubah setelah dana ditempatkan. Meski begitu, deposito termasuk instrumen simpanan berisiko rendah karena dilindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).<\/p>\n<p>Penjaminan LPS berlaku untuk simpanan hingga nilai maksimum tertentu per nasabah per bank, dengan syarat suku bunga yang diberikan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Informasi lengkap mengenai syarat dan batas penjaminan dapat dicek melalui situs resmi <a href=\"https:\/\/lps.go.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lembaga Penjamin Simpanan<\/a>.<\/p>\n<h2>Bagaimana Cara Membuka Deposito Digital?<\/h2>\n<p>Membuka deposito digital kini dapat dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi tanpa perlu datang ke kantor cabang. Prosesnya umumnya meliputi pendaftaran akun, verifikasi identitas secara digital, pemilihan nominal dan tenor, hingga konfirmasi pembukaan dalam hitungan menit.<\/p>\n<p>Kemudahan ini menjadi salah satu alasan produk deposito digital semakin diminati, khususnya oleh generasi yang terbiasa mengelola keuangan lewat aplikasi. Fazza menghadirkan produk deposito atau tabungan berjangka dengan bunga kompetitif yang dapat dibuka sepenuhnya lewat aplikasi, tanpa proses administrasi manual yang memakan waktu.<\/p>\n<h2>Produk Deposito Modern: Apa yang Berbeda?<\/h2>\n<p>Produk deposito modern umumnya menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan deposito konvensional di bank tradisional, seperti proses pembukaan yang cepat, transparansi perhitungan bunga secara real-time dalam aplikasi, fleksibilitas nominal setoran yang lebih rendah, serta notifikasi otomatis menjelang jatuh tempo untuk membantu nasabah mengambil keputusan tepat waktu.<\/p>\n<p>Transparansi ini penting karena nasabah dapat memantau akumulasi bunga harian, memahami kapan bunga dikreditkan, dan merencanakan keputusan perpanjangan atau pencairan dengan lebih baik, dibandingkan model konvensional yang sering kali kurang informatif mengenai mekanisme internal perhitungan bunga.<\/p>\n<h2>FAQ<\/h2>\n<div class=\"faq-section\">\n<details>\n<summary>Berapa minimal setoran untuk membuka deposito?<\/summary>\n<p>Minimal setoran deposito berbeda-beda di setiap bank. Beberapa bank digital menawarkan deposito dengan setoran awal mulai dari ratusan ribu rupiah, sedangkan bank konvensional umumnya menetapkan setoran minimum mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah, tergantung pada produk yang dipilih.<\/p>\n<\/details>\n<details>\n<summary>Apakah bunga deposito bisa berubah selama masa tenor?<\/summary>\n<p>Untuk deposito berjangka dengan suku bunga tetap, tingkat bunga yang disepakati saat pembukaan deposito akan tetap berlaku hingga tenor berakhir. Perubahan suku bunga hanya akan memengaruhi deposito baru atau deposito yang diperpanjang pada periode berikutnya.<\/p>\n<\/details>\n<details>\n<summary>Apa yang terjadi jika deposito dicairkan sebelum jatuh tempo?<\/summary>\n<p>Pencairan deposito sebelum jatuh tempo umumnya dikenakan penalti sesuai ketentuan masing-masing bank. Selain itu, nasabah berpotensi kehilangan sebagian atau seluruh bunga yang seharusnya diterima. Sebelum mencairkan deposito lebih awal, pastikan Anda memahami syarat dan biaya yang berlaku.<\/p>\n<\/details>\n<details>\n<summary>Apakah deposito syariah juga dikenakan pajak yang sama?<\/summary>\n<p>Ya. Meskipun menggunakan mekanisme bagi hasil (nisbah), imbal hasil dari deposito syariah pada umumnya tetap dikenakan pajak penghasilan final sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku, sebagaimana bunga pada deposito konvensional.<\/p>\n<\/details>\n<details>\n<summary>Bagaimana cara memilih tenor deposito yang tepat?<\/summary>\n<p>Pilih tenor deposito berdasarkan rencana penggunaan dana Anda. Jika dana kemungkinan dibutuhkan dalam waktu dekat, tenor yang lebih pendek dapat menjadi pilihan untuk mengurangi risiko penalti akibat pencairan sebelum jatuh tempo. Sebaliknya, jika dana tidak akan digunakan dalam jangka waktu tertentu, tenor yang lebih panjang dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan finansial Anda.<\/p>\n<\/details>\n<details>\n<summary>Apakah semua bank memberikan notifikasi sebelum automatic renewal?<\/summary>\n<p>Sebagian besar bank menyediakan pemberitahuan menjelang jatuh tempo melalui aplikasi mobile banking, SMS, atau email. Namun, tidak semua bank memiliki mekanisme notifikasi yang sama. Oleh karena itu, nasabah tetap disarankan untuk mencatat dan memantau sendiri tanggal jatuh tempo deposito agar dapat menentukan apakah ingin memperpanjang atau mencairkan dana.<\/p>\n<\/details>\n<\/div>\n<p>Ingin mulai menabung dengan bunga yang kompetitif dan proses yang sepenuhnya digital? Unduh aplikasi Fazza dan jelajahi produk tabungan bunga tinggi maupun deposito berjangka yang bisa dibuka dalam hitungan menit, lengkap dengan transparansi perhitungan bunga harian langsung dari aplikasi.<\/p>\n<p>Unduh melalui <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.fazz.fazza_android&amp;referrer=utm_source%3DPR%26utm_medium%3DSEO%26utm_campaign%3Dfazza_SEO\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Play Store<\/a> atau <a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/fazza-tabungan-bunga-tinggi\/id6737800864?pt=SEO&amp;ct=SEO&amp;mt=SEO\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">App Store<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Deposito adalah produk simpanan berjangka di bank yang menawarkan bunga lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa, dengan syarat dana tidak ditarik sebelum jatuh tempo. Cara kerja deposito melibatkan penyetoran dana dalam jumlah tertentu, pemilihan jangka waktu, dan penerimaan bunga tetap yang dihitung berdasarkan tenor yang dipilih. Artikel ini membahas mekanisme deposito secara menyeluruh, mulai dari jenis-jenisnya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":80,"featured_media":32464,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[592],"tags":[298,214,643,680,41,133,805],"class_list":["post-32463","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fazza","tag-articles","tag-bahasa","tag-bunga-deposito","tag-deposito","tag-fazz","tag-indonesia","tag-menabung-deposito"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Kerja Deposito, Bunga &amp; Pajaknya - Fazz Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari cara kerja deposito, jenis-jenis, perhitungan bunga, pajak PPh 20%, dan jaminan LPS. Panduan lengkap untuk pemula.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Kerja Deposito, Bunga &amp; Pajaknya - Fazz Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari cara kerja deposito, jenis-jenis, perhitungan bunga, pajak PPh 20%, dan jaminan LPS. Panduan lengkap untuk pemula.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fazz Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-08T02:31:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2026\/07\/Cara-Kerja-Deposito-Bunga-Pajaknya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"eunike\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"eunike\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimated reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/fazza\\\/cara-kerja-deposito\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/fazza\\\/cara-kerja-deposito\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"eunike\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5f3ae821fa157a9ab0678c12d4e3963b\"},\"headline\":\"Cara Kerja Deposito, Bunga &amp; Pajaknya\",\"datePublished\":\"2026-08-08T02:31:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/fazza\\\/cara-kerja-deposito\\\/\"},\"wordCount\":1544,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/fazza\\\/cara-kerja-deposito\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2026\\\/07\\\/Cara-Kerja-Deposito-Bunga-Pajaknya.jpg\",\"keywords\":[\"articles\",\"bahasa\",\"bunga deposito\",\"deposito\",\"fazz\",\"Indonesia\",\"menabung deposito\"],\"articleSection\":[\"Fazza\"],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/fazza\\\/cara-kerja-deposito\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/fazza\\\/cara-kerja-deposito\\\/\",\"name\":\"Cara Kerja Deposito, Bunga &amp; Pajaknya - Fazz Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/fazza\\\/cara-kerja-deposito\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/fazza\\\/cara-kerja-deposito\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2026\\\/07\\\/Cara-Kerja-Deposito-Bunga-Pajaknya.jpg\",\"datePublished\":\"2026-08-08T02:31:09+00:00\",\"description\":\"Pelajari cara kerja deposito, jenis-jenis, perhitungan bunga, pajak PPh 20%, dan jaminan LPS. Panduan lengkap untuk pemula.\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/fazza\\\/cara-kerja-deposito\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/fazza\\\/cara-kerja-deposito\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2026\\\/07\\\/Cara-Kerja-Deposito-Bunga-Pajaknya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2026\\\/07\\\/Cara-Kerja-Deposito-Bunga-Pajaknya.jpg\",\"width\":1280,\"height\":720,\"caption\":\"Cara Kerja Deposito, Bunga &amp; Pajaknya\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fazz Indonesia\",\"description\":\"Just another Fazz Sites site\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fazz Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2022\\\/08\\\/logo-fazz-animate.gif\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2022\\\/08\\\/logo-fazz-animate.gif\",\"width\":250,\"height\":141,\"caption\":\"Fazz Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5f3ae821fa157a9ab0678c12d4e3963b\",\"name\":\"eunike\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b61499d55bb1a828e16c8c3870d671e08a95c62e0e17c7f4024d8ff7ffa275d9?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b61499d55bb1a828e16c8c3870d671e08a95c62e0e17c7f4024d8ff7ffa275d9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b61499d55bb1a828e16c8c3870d671e08a95c62e0e17c7f4024d8ff7ffa275d9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"eunike\"},\"description\":\"Content Marketing &amp; SEO Specialist with a 3-year experience in the Tech, Manufacturing, and Building Materials industry\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fazz.com\\\/id\\\/newsroom\\\/author\\\/eunike\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Kerja Deposito, Bunga &amp; Pajaknya - Fazz Indonesia","description":"Pelajari cara kerja deposito, jenis-jenis, perhitungan bunga, pajak PPh 20%, dan jaminan LPS. Panduan lengkap untuk pemula.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/","og_locale":"en_GB","og_type":"article","og_title":"Cara Kerja Deposito, Bunga &amp; Pajaknya - Fazz Indonesia","og_description":"Pelajari cara kerja deposito, jenis-jenis, perhitungan bunga, pajak PPh 20%, dan jaminan LPS. Panduan lengkap untuk pemula.","og_url":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/","og_site_name":"Fazz Indonesia","article_published_time":"2026-08-08T02:31:09+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2026\/07\/Cara-Kerja-Deposito-Bunga-Pajaknya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"eunike","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"eunike","Estimated reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/"},"author":{"name":"eunike","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#\/schema\/person\/5f3ae821fa157a9ab0678c12d4e3963b"},"headline":"Cara Kerja Deposito, Bunga &amp; Pajaknya","datePublished":"2026-08-08T02:31:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/"},"wordCount":1544,"publisher":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2026\/07\/Cara-Kerja-Deposito-Bunga-Pajaknya.jpg","keywords":["articles","bahasa","bunga deposito","deposito","fazz","Indonesia","menabung deposito"],"articleSection":["Fazza"],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/","url":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/","name":"Cara Kerja Deposito, Bunga &amp; Pajaknya - Fazz Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2026\/07\/Cara-Kerja-Deposito-Bunga-Pajaknya.jpg","datePublished":"2026-08-08T02:31:09+00:00","description":"Pelajari cara kerja deposito, jenis-jenis, perhitungan bunga, pajak PPh 20%, dan jaminan LPS. Panduan lengkap untuk pemula.","inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/fazza\/cara-kerja-deposito\/#primaryimage","url":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2026\/07\/Cara-Kerja-Deposito-Bunga-Pajaknya.jpg","contentUrl":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2026\/07\/Cara-Kerja-Deposito-Bunga-Pajaknya.jpg","width":1280,"height":720,"caption":"Cara Kerja Deposito, Bunga &amp; Pajaknya"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#website","url":"https:\/\/fazz.com\/id\/","name":"Fazz Indonesia","description":"Just another Fazz Sites site","publisher":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fazz.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#organization","name":"Fazz Indonesia","url":"https:\/\/fazz.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/08\/logo-fazz-animate.gif","contentUrl":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/08\/logo-fazz-animate.gif","width":250,"height":141,"caption":"Fazz Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fazz.com\/id\/#\/schema\/person\/5f3ae821fa157a9ab0678c12d4e3963b","name":"eunike","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b61499d55bb1a828e16c8c3870d671e08a95c62e0e17c7f4024d8ff7ffa275d9?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b61499d55bb1a828e16c8c3870d671e08a95c62e0e17c7f4024d8ff7ffa275d9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b61499d55bb1a828e16c8c3870d671e08a95c62e0e17c7f4024d8ff7ffa275d9?s=96&d=mm&r=g","caption":"eunike"},"description":"Content Marketing &amp; SEO Specialist with a 3-year experience in the Tech, Manufacturing, and Building Materials industry","url":"https:\/\/fazz.com\/id\/newsroom\/author\/eunike\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32463","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/80"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32463"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32463\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32465,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32463\/revisions\/32465"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32463"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32463"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fazz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32463"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}