Xfers is now Fazz Business. Learn more
articlearticlesbahasabusinessfazzglobalIndonesia

Bulk Transfer: Pengertian, Manfaat, Contoh, dan Cara Kerja

10 March 2023

, diposting oleh by 

Nida Amalia

Pengertian, Kelebihan, dan Kegunaan Bulk Transfer

Bulk transfer adalah fitur layanan keuangan yang mempermudah proses pembayaran bisnis. Fitur ini sangat bermanfaat bagi entitas bisnis yang memiliki banyak transaksi keuangan untuk diproses dalam waktu singkat.

Apa Itu Bulk Transfer?

Bulk Transfer adalah proses transfer dana dalam jumlah besar dari satu rekening ke banyak rekening lainnya. Metode pembayaran ini lebih umum digunakan oleh perusahaan yang memiliki banyak transaksi keuangan untuk diproses dalam satu waktu.

Contoh metode pembayaran bulk transfer yang mudah ditemui adalah pada pembayaran gaji karyawan oleh perusahaan atau pembayaran e-commerce kepada para penjual secara massal.

Dalam bulk transfer, biasanya digunakan file format khusus seperti format CSV (Comma Separated Values) yang dapat diterima oleh sistem bank atau lembaga keuangan untuk memproses transfer. Dalam file tersebut terdapat informasi mengenai rekening penerima, jumlah transfer, dan informasi tambahan lainnya.

File tersebut dapat digunakan kembali selama data di dalamnya masih valid, sehingga bulk transfer dapat dilakukan secara berulang setiap bulan atau setiap periode tertentu. Jika tidak ada perubahan mengenai data pembayaran, maka file CSV juga tidak perlu diubah.

Baca juga : Lump Sum : Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

Manfaat Bulk Transfer

Digunakannya metode pembayaran bulk transfer tentu karena memiliki berbagai kelebihan dibandingkan metode pembayaran manual. Menimbang dari berbagai sisi, berikut adalah beberapa kelebihan menggunakan bulk transfer:

1. Efisien

Dengan menggunakan bulk transfer, pengguna dapat melakukan transfer dana dalam jumlah besar atau volume besar dalam satu waktu. Selain itu, Anda juga dapat menyesuaikan jumlah tagihan dengan cepat, seperti menambahkan kenaikan gaji atau bonus hanya dengan mengubah nominal perubahan tersebut pada dokumen. Hal tersebut tentu akan menghemat biaya, waktu, dan tenaga. Bagi perusahaan atau pelaku bisnis, cara ini akan menghemat kebutuhan sumber daya manusia. 

2. Akurat

Proses transfer dana dalam bulk transfer dilakukan secara otomatis oleh sistem, sehingga dapat mengurangi kesalahan manusia dan meningkatkan akurasi data. Daftar calon penerima kiriman dana umumnya dibuat dalam bentuk satu file seperti daftar kontak.

3. Hemat biaya

Memproses pembayaran secara manual satu per satu dapat menimbulkan biaya transaksi yang dapat terakumulasi dari waktu ke waktu. Apagai, jika penerima uang menggunakan bank yang berbeda. Bulk transfer membantu menghemat sejumlah besar biaya transaksi, sehingga menghindari membengkaknya biaya saat pembukuan.

Karena dilakukan secara massal, biaya transfer menggunakan metode pembayaran bulk transfer lazimnya lebih murah dibandingkan dengan melakukan transfer satu per satu secara manual. Beberapa bank dan platform layanan keuangan menawarkan harga menarik bagi perusahaan mitra. 

4. Mudah dikendalikan

Sistem bank atau lembaga keuangan yang menangani bulk transfer dapat mengontrol transfer secara lebih mudah karena dapat melihat seluruh transaksi dalam satu waktu. Kegagalan atau kesalahan transfer akan mudah dideteksi. 

Mengirim puluhan hingga ratusan pembayaran tentunya akan memakan banyak waktu. Proses pengiriman uang dalam jumlah banyak dapat disederhanakan menggunakan sistem bulk transfer yang membantu mengelola pembayaran dalam jumlah besar sekaligus. Melakukannya akan menghemat waktu dan tenaga Anda, memungkinkan bisnis Anda berjalan dengan lancar dan efisien. 

5. Skalabilitas

Bulk transfer dapat dilakukan dalam volume besar dan berkala, sehingga cocok untuk perusahaan atau entitas bisnis dengan banyak transaksi keuangan di waktu bersamaan. Kebutuhan tersebut tentu tidak bisa dilakukan menggunakan cara pembayaran biasa yang dapat terkena aturan limit.

6. Manajemen risiko yang lebih baik

Proses pengiriman uang secara manual satu per satu kepada banyak akun berbeda tentu akan lebih rentan terhadap kesalahan manusia. Anda dapat meminimalisir setiap kesalahan yang mungkin terjadi dalam proses pengiriman uang, dan memastikan setiap detail pembayaran melalui bulk transfer. 

Fitur bulk transfer disediakan oleh bank atau platform layanan keuangan. Oleh karena itu, pelaku bisnis akan mendapat bantuan keamanan dana. Lembaga keuangan dapat menerapkan protokol keamanan yang lebih ketat untuk meminimalkan risiko penipuan atau kecurangan.

Baca juga : Apa Itu Pembayaran Online? Pengertian, Kelebihan dan Jenisnya

Contoh Metode Pembayaran Bulk Transfer

Pada dasarnya, metode pembayaran bulk transfer dapat digunakan untuk semua kebutuhan pembayaran dana dari satu rekening ke banyak rekening. Hal itu tidak akan bergantung pada kebutuhan pembayaran tertentu. Berbagai jenis pembayaran umum dilakukan menggunakan metode bulk transfer adalah sebagai berikut.

  1. Pembayaran serentak gaji karyawan yang dilakukan otomatis setiap tanggal tertentu. Hal inilah yang membuat ratusan karyawan dapat menerima gaji dalam waktu yang sama. 
  2. Pembayaran tagihan dalam jumlah besar seperti pembayaran sewa, tagihan listrik, tagihan telepon dan lainnya yang jumlahnya tetap dan berulang setiap periode tertentu. Hal ini membuat perusahaan terhindar dari menunggak tagihan. 
  3. Pembayaran vendor atau supplier dalam jumlah besar untuk membeli bahan baku atau produk jadi. Dalam kasus ini, bulk transfer bisa digunakan meskipun transfer hanya dilakukan ke satu rekening penerima saja. 
  4. Pembayaran komisi atau insentif kepada agen dan karyawan dengan jumlah nominal besar. Karena pengaturan nominalnya akan ditulis ke dalam file CSV terlebih dahulu, maka pengecekan ulang menjadi lebih mudah. 
  5. Pembayaran kepada para penjual di platform e-commerce yang melakukan penjualan dalam volume besar.
  6. Penyelesaian transaksi perbankan atau pembayaran investasi dalam volume besar.
  7. Transfer dana antar rekening dalam jumlah besar dan berkala.

Selain bentuk-bentuk pembayaran umum seperti di atas, bulk transfer juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembagian dana berkala ke beberapa pemilik bisnis. Hal itu bisa dilakukan jika sebuah bisnis disepakati mengirimkan pembagian keuntungan secara berkala. 

Cara Kerja Bulk Transfer

Pembayaran sekaligus hadir karena tuntutan zaman yang mengharuskan transaksi cepat dan akurat. Ada sebagai teknologi bisnis masa kini yang membantu jutaan pebisnis melancarkan usahanya.

Bulk transfer ini memungkinkan terjadinya transaksi ke beberapa rekening dalam waktu bersamaan. Dalam hal ini, bisnis Anda bisa menggunakannya ketika ingin membayar tagihan yang waktu temponya dalam waktu bersamaan, membayar gaji karyawan di tanggal tertentu, dan transaksi bisnis yang penting lainnya.

Anda pastinya akan melakukan berbagai macam transaksi dalam bisnis. Anda sudah punya rekening di bank, tapi untuk melakukan transfer secara bersamaan pasti memakan waktu, apalagi ketika sistemnya manual.

Di sinilah fitur bulk transfer Anda butuhkan. Selain itu, sistem ini aksesnya mudah. Lalu, bagaimana cara kerjanya yang terbaik? Seperti ini sistemnya yang perlu Anda ketahui.

Misalnya, bisnis Anda ingin membayar tagihan ke beberapa vendor dengan rincian sebagai berikut:

  • Pembayaran ke vendor 1 = Rp5.000.000.
  • Pembayaran ke vendor 2 = Rp10.000.000.
  • Pembayaran ke vendor 3 = Rp7.000.000.
  • Pembayaran ke vendor 4 = Rp5.000.000.
  • Pembayaran ke vendor 5 = Rp6.000.000

Kalau ditotalkan jumlah pembayaran yang harus dilakukan adalah Rp33.000.000. Ini hanya sebagian transfer. Biasanya bisnis Anda bisa melakukan puluhan bahkan lebih dari 100 transaksi per harinya.

Pembayaran ini jika dilakukan satu per satu akan lama, belum lagi pencatatan yang Anda lakukan. Anda juga harus memastikan bahwa catatan rekening tujuan sudah tepat. Dengan bulk transfer, pencatatan rekening tujuan bisa dilakukan dengan menyambungkan daftarnya dari sistem Anda. Bukti transfer pun langsung terekam saat itu juga.

Ketika Anda memiliki layanan pembayaran sekaligus, hanya dengan satu klik, Anda bisa menghemat waktu transfer ke banyak vendor. Sistem yang dimiliki bulk transfer membantu kinerja keuangan usaha Anda menjadi lebih baik.

Anda tidak perlu pusing memikirkan bagaimana cara membangun sistem bulk transfer karena di luaran sana sudah banyak platform yang menyediakannya.

Baca juga : Transfer Uang Pakai Fazz Agen, Untungnya Bukan Maen!

Menggunakan fitur bulk transfer di Pay and Receive dari Fazz Business

Layanan keuangan virtual yang menyediakan fitur bulk transfer adalah Fazz Business. Fitur yang masuk ke dalam produk Pay and Receive oleh Fazz Business ini dapat digunakan untuk berbagai pembayaran bisnis. 

Menggunakan fitur ini, Anda dapat mengirimkan pembayaran ke lebih dari 100 rekening sekaligus dalam satu waktu. Cara pengaturannya pun mudah, yaitu dengan hanya mengunggah daftar rekening penerima dalam format CSV ke dashboard akun Fazz Business. 

Dengan menggunakan metode bulk transfer melalui Pay and Receive, proses pengolahan dana dapat dilakukan secara lebih efisien dibandingkan dengan melakukannya satu per satu secara manual. Perusahaan atau pihak pembayar tidak perlu memasukkan data berulang karena data penerima sudah ada dalam bentuk file seperti kontak.

Kelebihan lain yang akan didapatkan oleh pelaku bisnis adalah dapat membayar kapan saja dan dari mana saja. Cukup membuka akun Fazz Business dan melakukan perintah pembayaran, maka transaksi akan segera diproses secara aman.

Share

Reach out to unlimit your business

Your company is registered with?

Account you would like to open?

Browse by product

Indonesia