articlesbahasafazzfazzaIndonesia

Pajak Koperasi dan Cara Kerjanya pada Simpanan Berjangka

11 March 2026

, diposting oleh by 

Nida Amalia

Pajak Koperasi dan Cara Kerjanya pada Simpanan Berjangka

Koperasi merupakan salah satu lembaga keuangan yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Selain menyediakan layanan simpan pinjam, koperasi juga menawarkan berbagai produk simpanan yang memberikan imbal hasil kepada anggotanya. Namun, seperti halnya instrumen keuangan lainnya, simpanan yang menghasilkan bunga atau bagi hasil juga dapat dikenakan pajak.

Banyak orang masih bertanya-tanya bagaimana sebenarnya pajak koperasi, khususnya terkait bunga simpanan yang diperoleh dari produk seperti simpanan berjangka. Selain itu, muncul pula pertanyaan mengenai perbedaan antara pajak simpanan koperasi dan pajak deposito bank yang selama ini lebih dikenal oleh masyarakat.

Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai ketentuan pajak untuk koperasi, besaran pajak bunga simpanan koperasi, serta perbedaannya dengan pajak deposito bank.

Bagaimana Ketentuan Pajak untuk Koperasi?

Secara umum, pajak yang dikenakan pada koperasi berkaitan dengan aktivitas usaha dan penghasilan yang diterima oleh koperasi maupun anggotanya. Salah satu jenis penghasilan yang sering menjadi perhatian adalah bunga atau imbal hasil dari simpanan anggota di koperasi.

Ketentuan perpajakan terkait koperasi di Indonesia diatur dalam berbagai regulasi perpajakan yang diterbitkan oleh pemerintah. Informasi resmi mengenai perpajakan juga dapat diakses melalui situs resmi Direktorat Jenderal Pajak menyediakan berbagai panduan terkait kewajiban pajak bagi individu maupun badan usaha.

Pada prinsipnya, koperasi sebagai badan usaha tetap memiliki kewajiban pajak seperti entitas lainnya. Namun, terdapat beberapa perlakuan khusus dalam hal pajak atas penghasilan anggota koperasi, termasuk bunga simpanan yang diterima.

Bagi anggota koperasi, bunga simpanan yang diterima dari produk simpanan koperasi dapat dikenakan pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini mirip dengan bunga yang diperoleh dari deposito di bank, meskipun tarif pajaknya berbeda.

Karena koperasi beroperasi berdasarkan prinsip keanggotaan dan asas kekeluargaan, struktur produk simpanan serta perlakuan pajaknya juga memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan lembaga perbankan.

Berapa Pajak Bunga Simpanan Koperasi?

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul terkait pajak koperasi adalah berapa besar pajak yang dikenakan atas bunga simpanan anggota.

Pada umumnya, bunga simpanan koperasi dikenakan pajak sebesar 10% dari nilai bunga yang diterima. Tarif ini mengikuti ketentuan perpajakan yang berlaku untuk penghasilan berupa bunga simpanan di koperasi.

Artinya, apabila seseorang memiliki simpanan berjangka di koperasi dan memperoleh bunga, maka bunga tersebut akan dikenakan pemotongan pajak sebesar 10% sebelum diterima oleh anggota.

Sebagai ilustrasi sederhana:

Jika bunga yang diperoleh dari simpanan koperasi sebesar Rp1.000.000, maka pajak yang dikenakan adalah:

10% × Rp1.000.000 = Rp100.000

Dengan demikian, bunga bersih yang diterima adalah Rp900.000.

Tarif ini relatif lebih rendah dibandingkan beberapa instrumen keuangan lain yang juga memberikan bunga atau imbal hasil. Oleh karena itu, simpanan koperasi sering dianggap sebagai salah satu alternatif yang menarik bagi masyarakat yang ingin menabung sekaligus memperoleh imbal hasil.

Perbedaan Pajak Koperasi dan Pajak Deposito Bank

Selain memahami besaran pajak simpanan koperasi, penting juga untuk mengetahui perbedaan antara pajak koperasi dan pajak deposito bank. Kedua produk ini sama-sama memberikan bunga, namun memiliki perlakuan pajak yang berbeda.

Pajak bunga simpanan koperasi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bunga simpanan koperasi umumnya dikenakan pajak sebesar 10%. Tarif ini berlaku pada bunga yang diterima oleh anggota dari simpanan mereka di koperasi.

Karena koperasi beroperasi berdasarkan keanggotaan, produk simpanan biasanya hanya tersedia bagi anggota koperasi tersebut.

Pajak bunga deposito bank

Sementara itu, bunga deposito bank memiliki ketentuan pajak yang berbeda. Berdasarkan aturan perpajakan yang berlaku di Indonesia, bunga deposito bank biasanya dikenakan pajak sebesar 20% dari jumlah bunga yang diperoleh.

Dengan kata lain, pajak bunga deposito bank dua kali lebih besar dibandingkan pajak bunga simpanan koperasi.

Sebagai contoh:

Jika bunga deposito sebesar Rp1.000.000, maka pajak yang dikenakan adalah:

20% × Rp1.000.000 = Rp200.000

Sehingga bunga bersih yang diterima adalah Rp800.000.

Perbedaan tarif pajak ini membuat simpanan koperasi sering dianggap lebih efisien dari sisi pajak dibandingkan deposito bank.

Ringkasan perbedaan pajak

Secara sederhana, berikut perbandingan antara pajak simpanan koperasi dan deposito bank:

  • Pajak bunga simpanan koperasi: sekitar 10%
  • Pajak bunga deposito bank: sekitar 20%

Perbedaan ini menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh masyarakat ketika memilih instrumen simpanan yang sesuai dengan kebutuhan keuangan mereka.

Fazza Menggunakan Deposito Koperasi untuk Simpanan Berjangka

Seiring perkembangan teknologi finansial, kini layanan keuangan berbasis koperasi juga dapat diakses melalui aplikasi digital. Salah satu contohnya adalah Fazza.

Fazza merupakan aplikasi layanan keuangan digital yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola uang secara lebih terstruktur. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat menabung, mengatur keuangan, serta memperoleh imbal hasil dari simpanan yang dimiliki.

Salah satu fitur unggulan Fazza adalah Simpanan Berjangka, yaitu produk tabungan dengan bunga kompetitif yang bekerja sama dengan koperasi. Karena menggunakan skema simpanan koperasi, bunga yang diperoleh mengikuti ketentuan pajak simpanan koperasi, yaitu sekitar 10%.

Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh imbal hasil yang menarik sekaligus mendapatkan perlakuan pajak yang lebih efisien dibandingkan deposito bank pada umumnya.

Selain simpanan berjangka, Fazza juga menyediakan berbagai fitur keuangan lainnya seperti:

  • Pengelolaan saldo melalui fitur kantong keuangan
  • Transfer dana secara online
  • Top up pulsa dan e-wallet
  • Pembayaran menggunakan QRIS

Melalui berbagai fitur tersebut, Fazza membantu pengguna mengatur uang secara lebih rapi dan terencana dalam satu aplikasi.

Keuntungan Menggunakan Simpanan Berjangka di Fazza

Fazza dirancang untuk mendukung financial well-being pengguna dengan menyediakan berbagai fitur yang memudahkan pengelolaan keuangan sehari-hari.

Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan adalah imbal hasil simpanan yang kompetitif. Pengguna dapat memperoleh bunga simpanan berjangka hingga sekitar 9% per tahun, sementara saldo yang disimpan di akun utama juga dapat memberikan bunga hingga 6% per tahun.

Selain potensi imbal hasil yang menarik, Fazza juga menawarkan beberapa manfaat lain, seperti:

Membantu mengatur keuangan lebih terstruktur

Melalui fitur kantong keuangan, pengguna dapat memisahkan dana berdasarkan tujuan, seperti dana darurat, tabungan liburan, atau kebutuhan bulanan.

Fleksibel untuk kebutuhan sehari-hari

Selain menabung, pengguna tetap dapat melakukan berbagai transaksi seperti transfer dana, top up pulsa, hingga pembayaran QRIS langsung dari aplikasi.

Keamanan yang terjamin

Sistem keamanan Fazza dirancang untuk menjaga keamanan dana dan data pengguna. Selain itu, layanan keuangan dalam ekosistem Fazza juga diawasi oleh lembaga keuangan yang berwenang sehingga memberikan perlindungan tambahan bagi pengguna.

Mendukung kebiasaan menabung yang lebih disiplin

Dengan adanya simpanan berjangka dan pengelolaan dana yang terstruktur, pengguna dapat membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat.

Bagi kamu yang ingin mulai mengelola uang dengan lebih cerdas sekaligus mendapatkan imbal hasil yang menarik, kamu dapat mencoba aplikasi Fazza melalui download di Play Store atau App Store.

Dengan memahami ketentuan pajak koperasi serta perbedaannya dengan pajak deposito bank, kamu dapat memilih instrumen simpanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuanganmu.

Fresh Resources
Secret Link