Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi UMKM untuk tumbuh lebih cepat dan efisien. Saat ini, pelaku usaha tidak hanya mengandalkan cara konvensional, tetapi juga memanfaatkan berbagai aplikasi UMKM untuk mengelola transaksi, keuangan, pemasaran, hingga operasional harian.
Aplikasi yang tepat dapat membantu UMKM meningkatkan omzet, mempercepat pelayanan, serta mengelola usaha dengan lebih rapi. Artikel ini merangkum 15 aplikasi yang dapat membantu UMKM berkembang, termasuk solusi pembayaran digital yang memadukan QRIS dan EDC untuk mendukung kelancaran arus kas.
15 Aplikasi untuk UMKM agar Lebih Berkembang
Berikut adalah daftar aplikasi yang umum digunakan UMKM di Indonesia untuk menunjang berbagai aspek usaha.
1. Fazz Agen
Fazz Agen merupakan aplikasi keuangan digital yang dirancang untuk membantu UMKM dan agen usaha berkembang dengan menyediakan layanan transaksi yang lengkap dalam satu platform. Melalui Fazz, pelaku usaha tidak hanya bisa menerima pembayaran digital, tetapi juga menjadikan aplikasinya sebagai sumber pendapatan tambahan.
Dari sisi pembayaran, Fazz menyediakan QRIS untuk merchant yang dapat menerima pembayaran dari seluruh e-wallet dan mobile banking. Keunggulan utamanya adalah pencairan dana instan langsung masuk saldo, sehingga UMKM tidak perlu menunggu berjam-jam atau hingga hari berikutnya untuk menggunakan hasil penjualan. Hal ini sangat membantu usaha kecil yang membutuhkan perputaran modal cepat.
Selain QRIS, Fazz Agen juga menyediakan mesin EDC yang memungkinkan UMKM dan agen menerima pembayaran kartu debit, kredit, dan GPN. Dengan EDC, pelaku usaha dapat melayani lebih banyak pelanggan sekaligus memperluas jenis layanan transaksi di tempat usaha.
Tidak hanya soal pembayaran, Fazz Agen juga dilengkapi layanan PPOB (Payment Point Online Bank) yang bisa dimanfaatkan sebagai usaha tambahan. Agen dapat melayani berbagai transaksi seperti pembayaran listrik, air, BPJS, internet, TV kabel, hingga pembelian pulsa dan paket data. Layanan ini membuat usaha menjadi lebih ramai karena pelanggan datang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk membayar kebutuhan bulanan.
Selain PPOB, Fazz Agen menyediakan layanan transfer uang antar bank dan ke sesama pengguna. Layanan transfer ini memudahkan masyarakat sekitar, terutama di wilayah yang akses perbankannya terbatas. Bagi agen, setiap transaksi transfer dan PPOB dapat memberikan komisi tambahan yang menambah penghasilan harian.
Dengan kombinasi QRIS langsung cair, QRIS Suara, EDC, PPOB, dan transfer, Fazz Agen menjadi aplikasi UMKM yang tidak hanya membantu menerima pembayaran, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang lebih lengkap. Seluruh layanan ini dapat diakses dalam satu aplikasi, sehingga UMKM dan agen dapat mengelola usaha dengan lebih efisien dan terintegrasi.
2. BukuWarung
Aplikasi ini membantu UMKM mencatat pemasukan dan pengeluaran dengan sederhana. Cocok untuk usaha kecil yang ingin mulai tertib pembukuan tanpa proses rumit.
3. BukuKas
BukuKas memudahkan pencatatan transaksi harian dan pengelolaan utang pelanggan. Aplikasi ini sering digunakan oleh warung dan usaha mikro.
4. Majoo
Majoo merupakan aplikasi kasir digital yang mendukung manajemen penjualan, stok, dan laporan keuangan dalam satu platform.
5. Moka POS
Aplikasi ini banyak digunakan oleh UMKM di sektor ritel dan kuliner. Moka membantu mengelola transaksi, laporan penjualan, dan inventaris.
6. GoBiz
GoBiz membantu UMKM kuliner mengelola pesanan online, menu, dan pembayaran yang terintegrasi dengan layanan pesan antar.
7. Tokopedia Seller
Bagi UMKM yang berjualan online, Tokopedia Seller membantu mengelola toko, pesanan, dan promosi di marketplace.
8. Shopee Seller Center
Aplikasi ini mendukung UMKM untuk mengatur penjualan online, mengelola produk, dan memantau performa toko.
9. Instagram
Instagram menjadi aplikasi penting untuk promosi dan branding UMKM. Banyak usaha kecil memanfaatkan fitur katalog dan pesan langsung untuk menjual produk.
10. WhatsApp Business
Aplikasi ini membantu UMKM berkomunikasi dengan pelanggan secara profesional melalui fitur katalog, pesan otomatis, dan profil bisnis.
11. Canva
Canva memudahkan UMKM membuat materi promosi seperti poster, katalog, dan konten media sosial tanpa perlu keahlian desain.
12. Google Maps
Mendaftarkan usaha di Google Maps membantu pelanggan menemukan lokasi UMKM dengan mudah dan meningkatkan kepercayaan.
13. Google Spreadsheet
Aplikasi ini sering digunakan UMKM untuk mengelola data sederhana seperti stok, jadwal, dan laporan penjualan.
14. Accurate Lite
Aplikasi akuntansi ini membantu UMKM mengelola laporan keuangan dengan lebih terstruktur, cocok untuk usaha yang mulai berkembang.
15. Kementerian Koperasi dan UKM Digital Platform
Sebagai referensi eksternal non-kompetitor, berbagai program dan informasi pengembangan UMKM dapat ditemukan di kemenkopukm.go.id, yang mendukung digitalisasi usaha mikro dan kecil.
Mengapa Aplikasi UMKM Penting untuk Pertumbuhan Usaha?
Aplikasi UMKM membantu pelaku usaha bekerja lebih efisien. Pencatatan digital mengurangi risiko kesalahan, pembayaran non-tunai mempercepat transaksi, dan promosi online memperluas jangkauan pasar.
Dengan aplikasi yang tepat, UMKM bisa fokus pada pengembangan produk dan pelayanan tanpa terbebani proses manual yang memakan waktu.
Peran Pembayaran Digital dalam Aplikasi UMKM
Pembayaran digital menjadi salah satu faktor penting dalam transformasi UMKM. Konsumen kini semakin terbiasa dengan transaksi non-tunai, sehingga UMKM perlu menyesuaikan diri.
QRIS mempermudah UMKM menerima pembayaran dari berbagai aplikasi dalam satu kode. Namun, tantangan yang sering dihadapi adalah waktu pencairan dana yang tidak langsung. Hal ini dapat menghambat perputaran modal, terutama bagi usaha kecil.
Fazz menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan QRIS yang pencairan dananya instan. Dana langsung masuk saldo setelah transaksi, sehingga UMKM bisa segera menggunakan hasil penjualan.
Selain itu, QRIS Suara membantu UMKM memastikan pembayaran masuk tanpa perlu terus mengecek aplikasi, meningkatkan kecepatan pelayanan dan keamanan transaksi.
EDC sebagai Pendukung Aplikasi UMKM
Mesin EDC masih relevan sebagai pendukung aplikasi UMKM, terutama untuk melayani pelanggan yang menggunakan kartu debit atau kredit. Dengan EDC, UMKM dapat melayani lebih banyak metode pembayaran dan meningkatkan peluang transaksi.
EDC dari Fazz dirancang agar bisa dimanfaatkan sebagai alat usaha, bukan sekadar alat pembayaran. UMKM dapat menambahkan layanan transaksi keuangan dan menjadikannya sumber pendapatan tambahan.
Tips Memilih Aplikasi UMKM yang Tepat
Aplikasi UMKM memainkan peran penting dalam membantu usaha kecil dan menengah berkembang di era digital. Dari pencatatan keuangan, pemasaran, hingga pembayaran digital, setiap aplikasi memiliki fungsi yang saling melengkapi.
Tidak semua aplikasi harus digunakan sekaligus. UMKM sebaiknya memilih aplikasi sesuai kebutuhan usaha. Jika fokus pada pembayaran dan arus kas, pilih aplikasi yang mendukung QRIS dan pencairan cepat. Jika fokus pada pembukuan, gunakan aplikasi pencatatan keuangan sederhana. Untuk promosi, manfaatkan media sosial dan aplikasi desain.
Kombinasi aplikasi yang tepat akan membantu UMKM berkembang secara bertahap tanpa membebani operasional.
Fazz hadir sebagai salah satu solusi pembayaran digital yang relevan bagi UMKM dengan fitur QRIS langsung cair, QRIS Suara, dan dukungan EDC. Fitur-fitur ini membantu UMKM mengelola arus kas lebih efisien dan melayani pelanggan dengan lebih baik.
