articlesbahasafazzfazz agenIndonesiapayfazz

Biaya EDC BCA dan Perbandingannya dengan EDC Lainnya

6 March 2026

, diposting oleh by 

Nida Amalia

Biaya EDC BCA dan Perbandingannya dengan EDC Lainnya

Memahami biaya EDC BCA menjadi langkah penting bagi pelaku usaha sebelum memutuskan menggunakan mesin EDC. Mesin EDC membantu merchant menerima pembayaran non-tunai melalui kartu debit dan kredit, sehingga memperluas pilihan transaksi pelanggan. Namun, setiap bank memiliki kebijakan biaya yang berbeda, mulai dari biaya sewa mesin hingga biaya gesek per transaksi.

Selain EDC dari bank, saat ini tersedia alternatif seperti EDC Payfazz yang menawarkan sistem kepemilikan langsung tanpa skema sewa bulanan. Artikel ini akan membahas biaya EDC BCA, jenis kartu yang didukung, biaya gesek, hingga perbandingannya dengan EDC Payfazz agar Anda dapat memilih solusi yang paling sesuai untuk bisnis.

Mesin EDC BCA Bisa Pakai Kartu Apa Saja?

Mesin EDC dari Bank Central Asia umumnya dapat menerima kartu debit BCA, kartu debit bank lain yang tergabung dalam jaringan GPN (Gerbang Pembayaran Nasional), serta kartu kredit berlogo Visa dan Mastercard. Dukungan kartu ini memudahkan merchant karena dapat melayani berbagai jenis pelanggan.

Namun, penerimaan kartu berbeda bank terkadang memiliki skema biaya merchant discount rate (MDR) yang berbeda. Informasi umum mengenai sistem pembayaran nasional dan GPN dapat dilihat melalui situs resmi Bank Indonesia sebagai regulator sistem pembayaran di Indonesia.

Bagi merchant yang memiliki pelanggan dari berbagai bank, memastikan mesin EDC dapat menerima kartu lintas bank sangat penting agar tidak kehilangan potensi transaksi.

Biaya EDC BCA

Biaya EDC BCA umumnya terdiri dari beberapa komponen, yaitu biaya sewa mesin, biaya instalasi (jika ada), serta biaya MDR atau biaya gesek per transaksi.

  1. Biaya Sewa Mesin

Beberapa skema EDC perbankan menerapkan biaya sewa bulanan. Besaran biaya dapat bervariasi tergantung jenis mesin (GPRS, WiFi, atau Android), volume transaksi, serta kebijakan kantor cabang tempat merchant mendaftar.

  1. Biaya Merchant Discount Rate (MDR)

MDR adalah persentase potongan dari setiap transaksi yang dibayarkan merchant kepada penyedia EDC. Besarannya berbeda tergantung jenis kartu, misalnya kartu debit on-us (sesama bank) biasanya lebih rendah dibanding kartu kredit atau kartu bank lain.

  1. Biaya Tambahan

Dalam beberapa kasus, terdapat biaya maintenance atau penalti jika volume transaksi tidak memenuhi target tertentu sesuai kebijakan bank.

Karena kebijakan biaya dapat berubah, merchant disarankan untuk mengecek informasi terbaru melalui situs resmi bank atau kantor cabang terdekat.

Berapa Biaya Gesek Mesin EDC?

Biaya gesek mesin EDC merujuk pada MDR yang dikenakan pada setiap transaksi kartu. Secara umum, MDR kartu debit domestik memiliki persentase lebih rendah dibanding kartu kredit. Untuk kartu kredit, potongan bisa lebih tinggi karena melibatkan jaringan internasional seperti Visa atau Mastercard.

Besaran MDR juga dipengaruhi oleh regulasi Bank Indonesia terkait batas maksimum biaya transaksi kartu. Informasi regulasi tersebut dapat diakses melalui situs resmi Bank Indonesia sebagai referensi eksternal non-kompetitor.

Bagi merchant dengan margin keuntungan tipis, memahami biaya gesek sangat penting karena akan memengaruhi perhitungan harga jual dan keuntungan bersih.

Apakah EDC Beda Bank Kena Charge?

Transaksi kartu berbeda bank memang dapat dikenakan MDR sesuai ketentuan jaringan pembayaran. Misalnya, kartu debit bank A yang digunakan di mesin EDC bank B dapat memiliki skema biaya berbeda dibanding kartu sesama bank.

Namun, bagi pelanggan, biaya tersebut biasanya tidak terlihat karena dibebankan kepada merchant. Oleh karena itu, merchant perlu mempertimbangkan volume transaksi lintas bank sebelum memilih penyedia EDC.

Jika mayoritas pelanggan menggunakan kartu dari berbagai bank, memilih EDC dengan dukungan jaringan luas dan struktur biaya transparan menjadi faktor penting.

Apa Bedanya EDC dan QRIS?

EDC dan QRIS sama-sama termasuk metode pembayaran digital, tetapi memiliki mekanisme berbeda. EDC bekerja dengan cara kartu digesek, dimasukkan, atau ditempelkan (contactless) ke mesin untuk diproses melalui jaringan perbankan. Metode ini cocok untuk transaksi kartu debit dan kredit.

Sementara itu, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah sistem pembayaran berbasis kode QR yang memungkinkan pelanggan membayar melalui aplikasi mobile banking atau e-wallet hanya dengan memindai kode.

Perbedaan utama terletak pada perangkat dan jenis transaksi. EDC memerlukan mesin fisik khusus, sedangkan QRIS hanya membutuhkan kode QR dan perangkat untuk memverifikasi transaksi.

Bagi merchant, kombinasi EDC dan QRIS dapat memberikan fleksibilitas maksimal dalam menerima pembayaran.

EDC BCA vs Payfazz

Selain menggunakan EDC perbankan, merchant kini memiliki alternatif seperti EDC Payfazz. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada sistem kepemilikan dan fleksibilitas penggunaan.

EDC BCA umumnya menggunakan sistem sewa atau kerja sama tertentu dengan target transaksi. Sementara itu, EDC Payfazz dirancang dengan skema pembelian langsung sehingga mesin menjadi milik merchant, bukan sekadar titipan atau sewa.

EDC Payfazz juga dilengkapi garansi resmi dua tahun, sehingga pengguna tidak perlu khawatir jika terjadi kendala teknis karena tersedia dukungan tim Fazz. Hal ini memberikan rasa aman bagi pelaku usaha yang ingin berinvestasi dalam jangka panjang.

Selain menerima kartu debit, kredit, dan GPN, merchant juga dapat mengombinasikan EDC dengan layanan QRIS untuk menjangkau lebih banyak pelanggan digital. Informasi lengkap mengenai fitur dan spesifikasi EDC dapat dilihat melalui halaman resmi berikut.

Pertimbangan Memilih Mesin EDC untuk Usaha

Sebelum menentukan pilihan antara EDC bank atau EDC alternatif seperti Payfazz, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:

  1. Struktur biaya jangka panjang

Bandingkan total biaya sewa dan MDR dalam jangka waktu satu hingga dua tahun dengan biaya pembelian mesin.

  1. Kepemilikan perangkat

Apakah mesin menjadi milik sendiri atau tetap milik penyedia?

  1. Fleksibilitas metode pembayaran

Pastikan mesin mendukung kartu debit, kredit, serta bisa dikombinasikan dengan QRIS.

  1. Dukungan teknis dan garansi

Garansi resmi dan layanan bantuan teknis sangat penting untuk menjaga kelancaran operasional usaha.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, merchant dapat memilih solusi pembayaran yang paling sesuai dengan skala dan kebutuhan bisnisnya.

Fresh Resources
Secret Link