Memulai usaha tidak selalu membutuhkan modal besar, tetapi membutuhkan ide yang tepat dan sistem pendukung yang memudahkan transaksi. Di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin digital, pelaku UMKM perlu menyesuaikan cara berjualan agar tetap relevan dan kompetitif.
Artikel ini membahas 20 ide jualan untuk UMKM yang terbukti memiliki permintaan tinggi, mudah dijalankan, dan berpotensi berkembang. Selain itu, akan dibahas bagaimana Fazz Agen membantu UMKM mengelola pembayaran melalui EDC dan QRIS agar arus kas lebih lancar dan operasional lebih efisien.
Mengapa UMKM Perlu Memilih Ide Jualan yang Tepat
Banyak usaha kecil berhenti di tengah jalan bukan karena produknya tidak laku, tetapi karena sistem pengelolaan bisnis yang kurang rapi, terutama di sisi pembayaran. Memilih ide yang sesuai dengan kebutuhan pasar, ditambah sistem transaksi non-tunai yang cepat, akan membantu UMKM tumbuh lebih stabil.
Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM yang menerima pembayaran digital cenderung memiliki pencatatan keuangan lebih baik dan peluang berkembang lebih besar.
20 Ide Jualan untuk UMKM yang Menguntungkan
1. Warung Sembako Modern
Warung sembako modern tetap menjadi ide jualan UMKM yang menguntungkan karena menjual kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, gula, minyak, dan telur. Permintaan stabil sepanjang tahun membuat bisnis ini minim risiko dan cocok dijalankan di lingkungan perumahan maupun area padat penduduk.
Agar lebih kompetitif, warung sembako dapat menambahkan metode pembayaran digital seperti QRIS dan kartu debit. Dengan menyediakan opsi pembayaran non-tunai, UMKM bisa menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus meningkatkan kenyamanan transaksi.
2. Jualan Makanan Siap Saji Rumahan
Usaha makanan siap saji rumahan seperti nasi box, rice bowl, dan lauk harian memiliki pasar luas. Konsumen modern cenderung mencari makanan praktis, higienis, dan terjangkau, terutama di kawasan perkantoran dan perumahan.
Sebagai peluang usaha UMKM, bisnis ini mudah dikembangkan melalui layanan pesan antar dan promosi digital. Sistem pre-order juga membantu menjaga efisiensi bahan baku dan meminimalkan risiko kerugian.
3. Kedai Kopi Skala Kecil
Kedai kopi skala kecil dengan konsep grab-and-go atau kopi literan menjadi salah satu usaha UMKM menguntungkan dengan margin menarik. Modal awal relatif terjangkau dibanding membuka coffee shop besar.
Strategi lokasi yang tepat dan kualitas rasa konsisten menjadi kunci keberhasilan. Dengan tambahan pembayaran digital, kedai kopi kecil dapat memberikan pengalaman transaksi yang cepat dan praktis bagi pelanggan.
4. Usaha Minuman Kekinian
Minuman kekinian seperti Thai tea, es kopi susu, dan jus buah segar tetap diminati berbagai kalangan. Bisnis ini cocok dijalankan di area ramai seperti dekat sekolah, kampus, atau pusat keramaian.
Keunggulan usaha minuman kekinian adalah modal yang fleksibel dan potensi repeat order tinggi. Inovasi rasa dan promo bundling dapat meningkatkan omzet harian UMKM.
5. Jualan Gorengan dan Camilan
Gorengan dan camilan merupakan produk dengan perputaran cepat dan permintaan stabil. Harganya terjangkau sehingga mudah dijangkau berbagai lapisan masyarakat.
UMKM dapat meningkatkan daya saing dengan menjaga kualitas minyak dan kebersihan produk. Penerapan pembayaran QRIS juga memudahkan pelanggan yang tidak membawa uang tunai.
6. Toko Kelontong Digital
Toko kelontong digital menggabungkan penjualan offline dengan sistem pembayaran non-tunai. Model bisnis ini membuat UMKM lebih relevan di era transaksi digital.
Selain menjual kebutuhan harian, toko kelontong dapat menambahkan layanan pembayaran tagihan atau top up saldo digital. Hal ini membuka peluang tambahan pendapatan tanpa modal besar.
7. Jualan Pulsa dan Token Listrik
Jualan pulsa dan token listrik merupakan usaha risiko rendah karena kebutuhan bersifat berulang. Hampir setiap orang membutuhkan isi ulang pulsa dan listrik secara rutin.
Sebagai ide jualan UMKM, bisnis ini tidak memerlukan tempat besar dan dapat dijalankan dari rumah. Margin kecil tetapi volume transaksi tinggi membuatnya tetap menguntungkan.
8. Warung Makan Sederhana
Warung makan sederhana seperti nasi campur, soto, atau mie ayam selalu memiliki pelanggan setia. Makanan terjangkau dengan rasa konsisten menjadi daya tarik utama.
Usaha ini dapat berkembang dengan layanan pesan antar dan sistem pembayaran digital. Lokasi strategis menjadi faktor penting dalam meningkatkan omzet harian.
9. Jualan Frozen Food
Frozen food cocok untuk kawasan perumahan dan pekerja sibuk yang membutuhkan makanan praktis. Produk seperti nugget, bakso, dan dimsum memiliki masa simpan panjang.
Sebagai peluang bisnis UMKM, frozen food dapat dipasarkan secara online dan offline. Pengemasan yang baik dan penyimpanan sesuai standar menjaga kualitas produk.
10. Usaha Roti dan Kue Rumahan
Roti dan kue rumahan memiliki permintaan stabil untuk konsumsi harian maupun acara khusus. Produk fresh dengan bahan berkualitas menjadi nilai jual utama.
Sistem pre-order membantu mengurangi risiko stok tidak terjual. Dengan promosi digital, usaha bakery rumahan dapat menjangkau pasar lebih luas.
11. Jualan Sayur dan Buah Segar
Menjual sayur dan buah segar merupakan ide jualan UMKM yang selalu dibutuhkan masyarakat. Produk ini memiliki perputaran cepat dan pasar luas.
Dengan tambahan pembayaran digital, transaksi menjadi lebih praktis. Layanan antar ke rumah juga dapat menjadi strategi diferensiasi yang meningkatkan daya saing.
12. Usaha Laundry Kiloan
Laundry kiloan memiliki transaksi rutin dengan nominal kecil hingga menengah. Target pasarnya luas, terutama mahasiswa dan pekerja yang sibuk.
Sebagai usaha UMKM menguntungkan, laundry dapat berkembang dengan sistem paket langganan. Pengelolaan waktu dan kualitas hasil cucian menjadi faktor utama mempertahankan pelanggan.
13. Jualan Makanan Ringan Kemasan
Makanan ringan kemasan seperti keripik, makaroni, dan snack lokal memiliki daya tahan lama. Produk ini cocok dijual di toko kecil maupun melalui marketplace.
UMKM dapat meningkatkan nilai jual dengan kemasan menarik dan varian rasa unik. Strategi reseller juga membantu memperluas distribusi produk.
14. Usaha Catering Harian
Catering harian dibutuhkan oleh kantor dan pekerja lapangan yang memerlukan makan siang praktis. Sistem langganan membantu menciptakan pendapatan stabil.
Sebagai ide jualan UMKM yang mudah dikembangkan, catering dapat menambah variasi menu mingguan. Kualitas rasa dan ketepatan waktu pengiriman menjadi kunci sukses.
15. Jualan Produk UMKM Lokal
Menjual produk titipan seperti sambal, kue kering, atau minuman herbal membantu mendukung ekosistem UMKM lokal. Model konsinyasi meminimalkan risiko stok.
Toko yang menyediakan berbagai produk UMKM dapat menjadi pusat belanja lokal. Pembayaran digital memudahkan pencatatan transaksi dan mempercepat layanan.
16. Toko ATK dan Fotokopi
Toko alat tulis dan fotokopi memiliki kebutuhan konsisten dari sekolah dan kantor. Permintaan meningkat saat tahun ajaran baru atau musim ujian.
Sebagai usaha UMKM, bisnis ini dapat dikembangkan dengan layanan print online dan pembayaran non-tunai. Diversifikasi produk meningkatkan potensi pendapatan.
17. Usaha Jajanan Anak Sekolah
Jajanan anak sekolah memiliki permintaan tinggi di jam tertentu, terutama pagi dan siang hari. Produk sederhana seperti sosis bakar atau telur gulung mudah dijual.
UMKM dapat meningkatkan daya tarik dengan kemasan menarik dan harga terjangkau. Kebersihan dan keamanan makanan menjadi prioritas utama.
18. Jualan Produk Kebersihan
Produk kebersihan seperti sabun, deterjen, dan pembersih lantai selalu dibutuhkan rumah tangga. Permintaan stabil menjadikan bisnis ini relatif aman.
Penjualan dapat dikombinasikan dengan sistem refill untuk menarik pelanggan setia. Pembayaran digital mempermudah transaksi dan pencatatan keuangan.
19. Warung Kopi Tradisional
Warung kopi tradisional tetap diminati sebagai tempat berkumpul masyarakat. Menu sederhana seperti kopi hitam dan teh manis memiliki margin baik.
Dengan tambahan metode pembayaran modern, warung kopi menjadi lebih relevan bagi generasi muda. Suasana nyaman dan harga terjangkau menjadi keunggulan utama.
20. Usaha Food Stall di Event
Food stall di event menawarkan fleksibilitas dan potensi omzet besar dalam waktu singkat. Jenis makanan dapat disesuaikan dengan tema acara.
Kemampuan menerima berbagai metode pembayaran digital menjadi nilai tambah penting. Dengan strategi promosi yang tepat, usaha ini dapat berkembang menjadi bisnis kuliner jangka panjang.
Tantangan UMKM dalam Mengelola Pembayaran
Banyak pelaku UMKM masih mengandalkan pembayaran tunai yang berisiko terhadap kesalahan pencatatan, uang kembalian, hingga keamanan. Selain itu, pencairan dana yang lama dapat menghambat perputaran modal, terutama untuk usaha dengan transaksi harian.
Bagaimana Fazz Agen Membantu UMKM?
Fazz Agen menghadirkan solusi pembayaran yang dirancang khusus untuk kebutuhan UMKM. Melalui layanan QRIS, pelaku usaha dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi perbankan dan dompet digital hanya dengan satu kode.
Keunggulan utama Fazz Agen adalah pencairan dana instan yang langsung masuk ke saldo. Hal ini membantu pelaku usaha menjaga arus kas tetap sehat tanpa harus menunggu lama. Selain itu, tersedia juga layanan EDC untuk menerima pembayaran kartu debit, sehingga UMKM dapat melayani lebih banyak pelanggan.
Fazz Agen juga dilengkapi QRISuara, yaitu notifikasi suara otomatis setiap transaksi QRIS berhasil. Fitur ini membantu merchant memastikan pembayaran masuk secara real-time, mempercepat pelayanan, dan meningkatkan keamanan tanpa perlu mengecek aplikasi secara manual.
Menggabungkan Ide Jualan dan Sistem Pembayaran yang Tepat
Ide usaha yang bagus akan lebih optimal jika didukung sistem pembayaran yang memudahkan pelanggan. Dengan EDC dan QRIS dari Fazz Agen, UMKM bisa melayani transaksi lebih cepat, mengurangi antrean, dan meningkatkan profesionalisme usaha.
Selain itu, penerimaan pembayaran non-tunai juga membantu UMKM membangun kepercayaan pelanggan dan memudahkan pencatatan keuangan.
Memilih ide jualan yang tepat adalah langkah awal membangun usaha UMKM yang berkelanjutan. Namun, keberhasilan jangka panjang sangat dipengaruhi oleh bagaimana pelaku usaha mengelola transaksi dan arus kas.
Dengan dukungan layanan EDC dan QRIS dari Fazz Agen, UMKM dapat menjalankan usaha dengan lebih efisien, aman, dan modern. Pencairan dana instan serta notifikasi transaksi real-time membantu pelaku usaha fokus mengembangkan bisnis tanpa khawatir soal pembayaran.
Jika Anda sedang mencari solusi pembayaran yang praktis untuk mendukung usaha UMKM, saatnya beralih ke Fazz Agen dan rasakan kemudahan transaksi digital.
