QRIS semakin banyak digunakan oleh pelaku UMKM karena kemudahannya dalam menerima pembayaran non-tunai. Namun, masih banyak pelaku usaha yang bertanya soal minimal pembayaran QRIS, terutama untuk transaksi bernilai kecil.
Menurut artikel Kata Data, QRIS telah menjangkau puluhan juta pengguna dan pedagang, mayoritas UMKM. Mulai dari warung kopi, pedagang kaki lima, hingga toko kelontong, QRIS membantu usaha melayani pelanggan yang terbiasa menggunakan e-wallet dan mobile banking. Maka dari itu, penting untuk mengetahui minimal pembayaran QRIS untuk UMKM agar transaksi lebih nyaman.
Artikel ini akan membahas secara lengkap apakah QRIS bisa digunakan di bawah 10 ribu rupiah, apakah memungkinkan transaksi 1 rupiah, ada atau tidaknya biaya admin QRIS, serta bagaimana QRIS dapat digunakan secara optimal untuk transaksi kecil UMKM.
Apakah Bisa QRIS di Bawah 10 Ribu?
Pertanyaan ini sangat umum di kalangan pelaku UMKM, khususnya yang menjual produk dengan harga terjangkau seperti minuman sachet, gorengan, atau jajanan pasar. Jawabannya, bisa.
Secara sistem, QRIS tidak menetapkan batas minimal nominal transaksi sebesar 10 ribu rupiah. QRIS dapat digunakan untuk transaksi dengan nominal kecil, selama sistem pembayaran dan aplikasi yang digunakan mendukung input nominal tersebut.
Dalam praktiknya, banyak usaha yang sudah menerima pembayaran QRIS untuk nominal 2 ribu, 5 ribu, atau nominal kecil lainnya. Hal ini membuat QRIS relevan tidak hanya untuk restoran besar, tetapi juga untuk usaha mikro dengan transaksi harian bernilai kecil.
Apakah QRIS Bisa 1 Rupiah?
Secara teknis, QRIS memungkinkan transaksi dengan nominal sangat kecil, bahkan 1 rupiah. Namun, penerapan transaksi 1 rupiah jarang dilakukan dalam aktivitas usaha sehari-hari karena tidak relevan secara bisnis.
Yang lebih penting bagi UMKM adalah mengetahui bahwa QRIS tidak memiliki batas minimal resmi dari sisi nominal transaksi. Selama nominal dapat diinput di aplikasi pembayaran pelanggan dan sistem merchant, transaksi QRIS tetap bisa diproses.
Dalam konteks edukasi dan pengujian sistem, transaksi nominal sangat kecil sering digunakan untuk memastikan QRIS berfungsi dengan baik. Namun, untuk operasional usaha, nominal kecil seperti 2 ribu hingga 5 ribu sudah lebih umum.
Apakah QRIS Ada Biaya Admin?
QRIS memang memiliki biaya, tetapi bukan dalam bentuk biaya admin yang dibebankan langsung ke pelanggan. Biaya QRIS dikenal sebagai Merchant Discount Rate atau MDR.
MDR adalah potongan yang dikenakan dari nilai transaksi dan ditanggung oleh merchant. Besaran MDR QRIS ditetapkan oleh regulator dan berbeda tergantung kategori usaha. Untuk UMKM, MDR biasanya lebih rendah dibandingkan usaha menengah dan besar.
Artinya, pelanggan tetap membayar sesuai nominal transaksi, sementara pelaku usaha menerima dana bersih setelah dipotong MDR. Meskipun ada potongan, QRIS tetap dianggap efisien karena membantu mempercepat transaksi dan mengurangi pengelolaan uang tunai.
Minimal Pembayaran QRIS untuk Transaksi Kecil
Dari sisi regulasi dan sistem, QRIS tidak menetapkan minimal pembayaran untuk transaksi kecil. Hal ini membuat QRIS sangat cocok untuk UMKM dengan harga produk bervariasi.
Namun, pelaku usaha tetap perlu mempertimbangkan efisiensi bisnis. Untuk transaksi bernilai sangat kecil, potongan MDR mungkin terasa signifikan jika dibandingkan dengan margin keuntungan. Karena itu, penting bagi UMKM untuk memahami struktur biaya dan menyesuaikan strategi harga.
Banyak UMKM tetap memilih menerima QRIS untuk transaksi kecil karena manfaat jangka panjangnya, seperti kenyamanan pelanggan, peningkatan potensi penjualan, dan citra usaha yang lebih modern.
QRIS dan Kebiasaan Konsumen UMKM
Perubahan perilaku konsumen juga memengaruhi pentingnya QRIS tanpa minimal transaksi. Saat ini, banyak pelanggan lebih memilih pembayaran digital meskipun nominal belanja kecil.
Jika usaha menolak QRIS untuk transaksi kecil, ada risiko kehilangan penjualan. Sebaliknya, dengan menerima QRIS tanpa batas minimal, usaha dapat melayani lebih banyak pelanggan dan meningkatkan frekuensi transaksi.
Media bisnis seperti Kompas juga mencatat bahwa adopsi QRIS di UMKM membantu meningkatkan inklusi keuangan dan mempercepat digitalisasi pembayaran di sektor usaha kecil
https://money.kompas.com
Tantangan Minimal Pembayaran QRIS untuk Transaksi Kecil
Meskipun fleksibel, penggunaan QRIS untuk transaksi kecil memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya adalah waktu pencairan dana. Pada banyak layanan QRIS, dana tidak langsung cair dan harus menunggu proses settlement.
Bagi UMKM yang mengandalkan perputaran uang harian, keterlambatan pencairan ini bisa mengganggu arus kas, terutama jika transaksi kecil terjadi dalam jumlah banyak.
Karena itu, memilih layanan QRIS dengan sistem pencairan yang cepat menjadi faktor penting, bukan hanya soal minimal pembayaran.
QRIS Fazz Agen dan Pencairan Dana Instan
QRIS Fazz Agen hadir dengan solusi yang menjawab kebutuhan UMKM, termasuk untuk transaksi kecil. Salah satu keunggulan utamanya adalah pencairan dana instan yang langsung masuk ke saldo.
Dengan sistem ini, pelaku usaha tidak perlu menunggu berjam-jam atau hingga hari berikutnya untuk menerima dana hasil transaksi QRIS. Hal ini sangat membantu UMKM dalam mengelola arus kas, terutama jika banyak melayani transaksi bernilai kecil.
QRIS Fazz Agen dirancang agar pelaku usaha tetap bisa menerima pembayaran digital tanpa khawatir dana tertahan. Baik transaksi besar maupun kecil, hasilnya dapat langsung digunakan kembali untuk kebutuhan usaha.
Mengapa QRIS Tanpa Minimal Penting bagi UMKM?
QRIS tanpa minimal pembayaran memberikan fleksibilitas penuh bagi UMKM. Usaha dapat melayani semua jenis pelanggan tanpa membatasi metode pembayaran berdasarkan nominal.
Fleksibilitas ini membantu UMKM meningkatkan kepuasan pelanggan, mempercepat transaksi, dan menyesuaikan diri dengan kebiasaan pembayaran digital yang terus berkembang.
Dengan dukungan layanan QRIS yang tepat, transaksi kecil bukan lagi hambatan, melainkan peluang untuk meningkatkan volume penjualan.
Minimal pembayaran QRIS pada dasarnya tidak dibatasi secara nominal. QRIS bisa digunakan untuk transaksi di bawah 10 ribu rupiah, bahkan secara teknis hingga nominal sangat kecil. Biaya QRIS berupa MDR ditanggung oleh merchant, bukan pelanggan.
Bagi UMKM, QRIS menjadi solusi pembayaran yang fleksibel untuk transaksi kecil maupun besar. Dengan QRIS Fazz Agen, pelaku usaha mendapatkan nilai tambah berupa pencairan dana instan yang membantu menjaga kelancaran arus kas.
QRIS bukan hanya soal menerima pembayaran digital, tetapi juga tentang bagaimana usaha dapat beroperasi lebih efisien dan adaptif.
Ingin menerima pembayaran QRIS tanpa batas minimal dan dana langsung cair untuk usaha Anda? Pelajari dan daftarkan QRIS untuk bisnis Anda sekarang melalui QRIS Fazz Agen dan rasakan kemudahan pembayaran digital yang mendukung arus kas UMKM.
