Opens in a new tab

Apa Itu Deposito Berjangka? Definisi & Cara Kerjanya

October 9, 2026, Posted by eunike

Apa Itu Deposito Berjangka? Definisi & Cara Kerjanya
Apa Itu Deposito Berjangka? Definisi & Cara Kerjanya

Deposito berjangka adalah produk simpanan bank yang dananya ditempatkan untuk jangka waktu (tenor) tertentu, mulai dari 1 bulan hingga 24 bulan, dan hanya bisa dicairkan penuh tanpa penalti setelah tenor tersebut berakhir. Sebagai imbalan atas komitmen tenor ini, bank menawarkan bunga tetap yang umumnya lebih tinggi dibanding tabungan biasa.

Artikel ini membahas definisi, cara kerja, jenis-jenis deposito berjangka, syarat pembukaannya, simulasi bunga per tenor, serta penjelasan penalti pencairan dini yang sering tidak dijelaskan tuntas oleh homepage bank besar.

Definisi Deposito Berjangka

Deposito berjangka (time deposit) adalah simpanan berjangka waktu di bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu sesuai perjanjian antara nasabah dan bank. Berbeda dari tabungan yang fungsinya untuk transaksi harian, deposito berjangka dirancang khusus sebagai instrumen menyimpan dana dengan imbal hasil bunga yang lebih pasti.

Bukti kepemilikan deposito berjangka umumnya berupa bilyet deposito (untuk deposito konvensional di kantor cabang) atau tercatat secara digital di aplikasi (untuk deposito yang dibuka lewat platform digital).

Cara Kerja dan Mekanisme Pencairan

Secara umum, mekanisme deposito berjangka berjalan sebagai berikut:

  • Nasabah menentukan nominal dan tenor deposito sesuai pilihan yang tersedia di bank.
  • Bank menetapkan suku bunga tetap yang berlaku selama tenor tersebut, biasanya dinyatakan dalam persentase per tahun (per annum).
  • Dana didebet dari rekening sumber dan dicatat sebagai deposito dengan tanggal jatuh tempo yang jelas.
  • Bunga bisa dibayarkan setiap bulan ke rekening tabungan nasabah, atau digabungkan dengan pokok saat jatuh tempo, tergantung pilihan skema yang tersedia.
  • Saat jatuh tempo, nasabah dapat memilih mencairkan dana sepenuhnya, memperpanjang otomatis (Automatic Roll Over/ARO), atau memperpanjang dengan nominal berbeda.

Jenis-Jenis Deposito Berjangka

Berdasarkan Mata Uang

Deposito rupiah adalah jenis paling umum, sementara deposito valuta asing (valas) tersedia di sejumlah bank untuk nasabah yang ingin menyimpan dana dalam mata uang asing seperti dolar AS.

Berdasarkan Skema Pembayaran Bunga

Ada deposito dengan bunga dibayarkan bulanan ke rekening terpisah, dan ada pula yang bunganya baru dibayarkan sekaligus di akhir tenor bersamaan dengan pokok.

Berdasarkan Prinsip

Deposito konvensional menggunakan sistem bunga tetap, sementara deposito syariah menggunakan skema bagi hasil (nisbah) yang besarannya mengikuti kinerja bank sesuai akad yang disepakati, bukan bunga tetap seperti deposito konvensional.

Berdasarkan Perpanjangan

Deposito dengan skema Automatic Roll Over (ARO) otomatis diperpanjang dengan tenor yang sama saat jatuh tempo jika nasabah tidak melakukan pencairan, sementara deposito non-ARO akan otomatis berhenti dan dana kembali ke rekening tabungan jika tidak ada instruksi lanjutan.

Bagi nasabah pemula, memahami perbedaan skema ARO dan non-ARO penting agar tidak kaget saat dana yang seharusnya cair justru diperpanjang otomatis, atau sebaliknya, dana yang ingin terus mengendap malah kembali ke rekening tabungan biasa karena skema non-ARO tanpa instruksi lanjutan dari nasabah.

Syarat dan Minimum Setoran

Secara umum, syarat pembukaan deposito berjangka meliputi:

  • KTP dan data diri sesuai identitas nasabah yang berlaku.
  • Rekening tabungan aktif di bank yang sama sebagai sumber dana dan tujuan pencairan.
  • Minimum setoran deposito yang bervariasi antar bank, umumnya lebih tinggi dibanding setoran awal tabungan biasa.
  • Pemilihan tenor dan skema pembayaran bunga sesuai preferensi nasabah.

Pada deposito digital yang dibuka lewat aplikasi, proses ini umumnya bisa diselesaikan dalam hitungan menit tanpa perlu mengunjungi kantor cabang, berbeda dari deposito konvensional yang masih memerlukan tanda tangan bilyet secara fisik di sejumlah bank.

Kelebihan dan Kekurangan Singkat Deposito Berjangka

Sebelum membuka deposito berjangka, penting memahami gambaran utuh kelebihan dan kekurangannya secara ringkas.

Kelebihan Kekurangan
Bunga tetap dan lebih tinggi dari tabungan Dana tidak likuid selama tenor berjalan
Risiko rendah, berpotensi dijamin LPS hingga Rp2 miliar Penalti atau bunga hangus jika dicairkan sebelum jatuh tempo
Cocok untuk perencanaan keuangan jangka menengah Minimum setoran umumnya lebih tinggi dari tabungan
Proses pembukaan digital cepat tanpa ke cabang Bunga tetap dikenakan pajak final 20%

Simulasi Bunga Deposito Berjangka per Tenor

Berikut simulasi ilustratif bunga kotor deposito dengan nominal Rp20.000.000 pada beberapa tenor. Angka bunga bersifat contoh dan perlu dicek ulang sesuai suku bunga aktual yang berlaku di masing-masing bank.

Tenor Asumsi Bunga per Tahun Bunga Kotor untuk Nominal Rp20.000.000
1 bulan 3,5% Rp58.333
3 bulan 3,75% Rp187.500
6 bulan 4% Rp400.000
12 bulan 4,25% Rp850.000

Perlu diperhatikan bahwa bunga kotor pada tabel di atas belum dipotong Pajak Penghasilan (PPh) final sebesar 20% yang berlaku untuk bunga deposito di atas Rp7,5 juta, sehingga bunga bersih yang diterima nasabah akan sedikit lebih kecil dari angka bunga kotor tersebut.

Penalti Pencairan Sebelum Jatuh Tempo

Salah satu aspek yang jarang dijelaskan tuntas oleh homepage bank besar adalah konsekuensi mencairkan deposito sebelum tanggal jatuh tempo. Berikut beberapa poin penting yang perlu dipahami calon nasabah pemula:

  • Penalti berupa persentase nominal: sejumlah bank mengenakan penalti berkisar 0,5%-3% dari nominal deposito yang dicairkan lebih awal, tergantung kebijakan masing-masing bank.
  • Bunga berjalan bisa hangus: pada sejumlah bank lain, tidak ada penalti eksplisit dalam bentuk potongan pokok, namun bunga yang sudah berjalan selama periode tersebut tidak dibayarkan sama sekali.
  • Proses pencairan dini memerlukan waktu lebih lama: berbeda dengan penarikan tabungan biasa yang instan, pencairan dini deposito di sejumlah bank memerlukan pengajuan khusus dan verifikasi tambahan yang bisa memakan waktu beberapa hari kerja.
  • Pajak final tetap berlaku: meski dicairkan lebih awal dan dikenai penalti, bunga yang sudah diterima tetap dikenakan PPh final 20% sesuai ketentuan yang berlaku untuk deposito di atas Rp7,5 juta.

Karena konsekuensi ini, sangat disarankan untuk memilih tenor yang benar-benar sesuai dengan jangka waktu dana tidak akan dibutuhkan, agar tidak perlu mencairkan deposito sebelum waktunya.

Contoh Kasus Sederhana

Seorang calon nasabah bernama Rina memiliki dana Rp15.000.000 yang tidak akan digunakan dalam 6 bulan ke depan. Alih-alih membiarkan dana tersebut mengendap di tabungan dengan bunga minim, Rina membuka deposito berjangka tenor 6 bulan. Selama periode tersebut, dana Rina tidak bisa ditarik tanpa penalti, namun ia mendapat kepastian bunga tetap yang sudah diketahui sejak awal, sehingga ia bisa merencanakan penggunaan dana tersebut dengan lebih matang begitu tenor berakhir.

Skenario ini menggambarkan prinsip dasar deposito berjangka: cocok digunakan saat nasabah sudah memiliki kepastian jangka waktu dana tidak akan terpakai, bukan untuk dana yang sewaktu-waktu bisa dibutuhkan mendadak.

Deposito Berjangka Digital Fazza

Bagi calon nasabah pemula yang baru memahami definisi dasar deposito berjangka seperti dijelaskan di atas, Fazza menghadirkan deposito berjangka digital yang bisa dibuka langsung dari aplikasi tanpa perlu ke kantor cabang maupun tanda tangan bilyet fisik. Proses pembukaannya dirancang sederhana, mulai dari memilih nominal dan tenor hingga melihat simulasi bunga sebelum benar-benar menempatkan dana.

Dengan memahami mekanisme, jenis, dan risiko pencairan dini seperti dibahas di atas, calon nasabah dapat memutuskan apakah deposito berjangka Fazza sesuai dengan target dan jangka waktu kebutuhan finansialnya.

FAQ

Apa beda deposito berjangka dan tabungan biasa?

Tabungan biasa bisa ditarik kapan saja, sementara deposito berjangka mengunci dana pada tenor tertentu dengan imbalan bunga yang umumnya lebih tinggi dan tetap selama masa tenor.

Berapa minimum tenor deposito berjangka?

Tenor deposito umumnya dimulai dari 1 bulan hingga 24 bulan, tergantung kebijakan masing-masing bank penyelenggara.

Apakah bunga deposito berjangka bisa berubah selama tenor berjalan?

Tidak. Bunga deposito berjangka bersifat tetap (fixed) sejak awal penempatan hingga jatuh tempo, berbeda dari instrumen investasi yang nilainya bisa berfluktuasi mengikuti kondisi pasar.

Apa yang terjadi jika deposito tidak dicairkan saat jatuh tempo?

Tergantung skema yang dipilih. Jika menggunakan Automatic Roll Over (ARO), deposito otomatis diperpanjang dengan tenor yang sama, sementara jika non-ARO, dana biasanya kembali ke rekening tabungan nasabah.

Apakah deposito berjangka digital sama amannya dengan deposito konvensional?

Selama bank penyelenggara berizin OJK dan terdaftar sebagai peserta LPS, deposito berjangka digital memiliki perlindungan yang sama dengan deposito konvensional, karena keduanya tunduk pada regulasi perbankan dan penjaminan simpanan yang sama.

Apakah nasabah pemula sebaiknya memilih tenor pendek atau panjang?

Bagi pemula, tenor pendek seperti 1 atau 3 bulan bisa menjadi langkah awal yang lebih aman untuk memahami mekanisme deposito sebelum berkomitmen pada tenor yang lebih panjang, terutama jika belum yakin kapan dana tersebut akan dibutuhkan kembali.

Apakah bisa memiliki lebih dari satu deposito berjangka sekaligus?

Bisa. Nasabah dapat membuka beberapa deposito dengan tenor berbeda-beda dalam satu waktu, strategi ini dikenal sebagai deposito berjenjang (laddering) yang membantu menjaga sebagian dana tetap likuid secara berkala.

Sudah memahami cara kerja deposito berjangka dan ingin mencoba simulasi bunganya? Unduh aplikasi Fazza dan mulai buka deposito berjangka digital sesuai tenor yang kamu butuhkan.

Unduh di Play Store atau App Store.

Catatan editorial: Artikel ini memuat simulasi suku bunga, ketentuan pajak final, dan penjaminan LPS yang bersifat regulated. Disarankan untuk melalui tinjauan tim legal/compliance sebelum dipublikasikan, dan memastikan angka bunga acuan diperbarui sesuai suku bunga aktual yang berlaku saat artikel tayang.

Share

DITULIS OLEH

eunike

Penulis

Content Marketing & SEO Specialist with a 3-year experience in the Tech, Manufacturing, and Building Materials industry

Secret Link