Opens in a new tab

Aplikasi Saham Terbaik untuk Pemula: Biaya dan Kriteria

November 5, 2026, Posted by eunike

Aplikasi saham terbaik untuk pemula adalah aplikasi dari perusahaan sekuritas yang terdaftar di OJK dan menjadi anggota Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan biaya transaksi yang transparan, fitur yang mudah dipahami, dan edukasi yang memadai. Tidak ada satu aplikasi yang cocok untuk semua orang, karena pilihan terbaik bergantung pada modal, tujuan, dan kebiasaan Anda dalam bertransaksi.

Apa Itu Aplikasi Saham?

Aplikasi saham adalah platform digital yang memungkinkan investor membeli dan menjual saham di BEI. Aplikasi ini biasanya dikelola oleh perusahaan sekuritas, yang berperan sebagai perantara antara investor dan pasar saham.

Minat terhadap saham di Indonesia terus tumbuh. Menurut informasi yang dihimpun media pada 2026, jumlah investor saham mencapai 13,5 juta Single Investor Identification (SID) per Maret 2026. Angka ini menunjukkan semakin banyak orang yang membutuhkan panduan memilih aplikasi yang tepat.

Kriteria Memilih Aplikasi Saham untuk Pemula

Sebelum membandingkan fitur, pastikan aplikasi memenuhi kriteria dasar berikut:

  1. Legalitas. Perusahaan sekuritas harus terdaftar dan diawasi OJK, menjadi anggota BEI, dan terhubung dengan sistem KSEI melalui SID.
  2. Total biaya transaksi. Lihat fee beli dan fee jual, bukan hanya salah satunya. Selisih kecil bisa berpengaruh besar jika Anda sering bertransaksi.
  3. Setoran awal. Beberapa sekuritas memungkinkan pembukaan dengan dana awal Rp0, sementara yang lain mensyaratkan Rp100 ribu atau lebih menurut daftar yang dihimpun media pada Juli 2026.
  4. Kemudahan penggunaan. Tampilan aplikasi yang sederhana, riwayat transaksi yang jelas, dan fitur pemantauan portofolio sangat membantu pemula.
  5. Edukasi investor. Fitur belajar, artikel, atau simulasi membantu Anda memahami dasar analisis sebelum memasang uang sungguhan.
  6. Layanan pelanggan. Pastikan ada kanal bantuan yang responsif jika terjadi kendala transaksi.

Perbandingan Fitur dan Biaya Aplikasi Saham

Biaya transaksi saham biasanya terdiri dari fee broker, levy bursa dan lembaga kliring, serta pajak. Fee broker berbeda di setiap sekuritas, sehingga selalu cek jadwal biaya terbaru sebelum membuka rekening.

Berdasarkan pemberitaan Juli 2026, fee beli sekuritas populer umumnya berada di kisaran 0,10 sampai 0,19 persen, sedangkan fee jual berada di kisaran 0,18 sampai 0,29 persen. Rentang ini bisa berubah sewaktu-waktu, sehingga anggap sebagai gambaran umum.

Komponen Biaya Saat Membeli Saat Menjual Catatan
Fee broker sekuritas Umumnya sekitar 0,10 sampai 0,19 persen Umumnya sekitar 0,18 sampai 0,29 persen Berbeda di setiap sekuritas dan bisa berubah
Levy BEI, KPEI, dan KSEI Termasuk dalam total biaya Termasuk dalam total biaya Ditetapkan oleh bursa dan lembaga terkait
Pajak penjualan Tidak dikenakan Pajak final 0,1 persen dari nilai jual Dipotong otomatis saat transaksi

 

Contoh Perhitungan Biaya

Misalkan Anda membeli saham senilai Rp1.000.000 dengan fee beli 0,15 persen. Biaya beli Anda adalah Rp1.500. Beberapa waktu kemudian, Anda menjual saham tersebut menjadi Rp1.100.000 dengan fee jual 0,25 persen, yang sudah termasuk pajak 0,1 persen. Biaya jual Anda adalah Rp2.750.

Dari contoh ini, total biaya yang Anda bayarkan adalah Rp4.250. Angkanya terlihat kecil, tetapi jika Anda melakukan puluhan transaksi dalam setahun, total biayanya bisa cukup signifikan. Itulah mengapa membandingkan biaya sejak awal sangat penting.

Lebih dari Sekadar Fee

Fee rendah tidak selalu berarti pilihan terbaik. Pertimbangkan juga setoran minimal, stabilitas aplikasi, kenyamanan antarmuka, dan apakah sekuritas tersebut terintegrasi dengan rekening bank yang Anda gunakan. Sekuritas dengan fee sangat murah belum tentu cocok jika aplikasinya sulit dipakai sehari-hari.

Aplikasi untuk Pemula: Profil yang Perlu Dicari

Untuk investor pemula, aplikasi yang ideal biasanya memiliki karakter berikut:

  • Setoran awal kecil. Memudahkan Anda mencoba membeli saham dengan modal terbatas.
  • Edukasi bawaan. Fitur belajar dan penjelasan istilah membantu memahami pergerakan harga dan laporan keuangan.
  • Simulasi atau daftar pantau. Memudahkan Anda mengikuti saham pilihan tanpa langsung membeli.
  • Riwayat transaksi yang rapi. Memudahkan pencatatan untuk keperluan pajak dan evaluasi.

Jika Anda masih ragu, mulailah dari aplikasi yang paling sederhana dan lakukan transaksi kecil terlebih dahulu. Pengalaman langsung akan membantu Anda memahami risiko dengan lebih baik.

Cara Mulai Investasi Saham

Memulai investasi saham tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut langkah umumnya:

  1. Siapkan dokumen identitas seperti KTP dan NPWP, serta rekening bank atas nama Anda sendiri.
  2. Pilih perusahaan sekuritas yang terdaftar di OJK dan menjadi anggota BEI.
  3. Lakukan pembukaan rekening efek hingga Anda mendapatkan SID.
  4. Hubungkan rekening dana nasabah (RDN) dengan rekening bank Anda.
  5. Lakukan setoran dana sesuai kemampuan dan kebutuhan.
  6. Pelajari saham yang ingin dibeli, termasuk profil perusahaan dan risikonya.
  7. Mulai dengan nominal kecil dan pertimbangkan membagi dana ke beberapa saham.

Dalam saham, satu lot setara dengan 100 lembar saham. Pastikan Anda memahami satuan ini sebelum memasang order.

Hal yang Perlu Diwaspadai

Saham memiliki risiko, dan harganya bisa turun sewaktu-waktu. Waspadai juga pihak yang menjanjikan keuntungan pasti atau meminta Anda menyetor dana ke rekening pribadi. Sebelum bertransaksi, cek legalitas perusahaan melalui situs resmi OJK, dan pelajari mekanisme perdagangan di Bursa Efek Indonesia.

FAQ

Apakah saham cocok untuk pemula dengan modal kecil?

Bisa, selama Anda memahami risikonya dan memilih sekuritas dengan setoran awal yang sesuai. Mulailah dengan nominal yang siap Anda tanggung jika harga turun, dan jangan menggunakan dana darurat.

Apakah ada pajak saat jual saham?

Ya. Penjualan saham dikenakan pajak final sebesar 0,1 persen dari nilai transaksi jual, yang biasanya sudah termasuk dalam fee jual di sekuritas.

Apa itu SID dalam investasi saham?

SID atau Single Investor Identification adalah nomor identitas tunggal investor yang tercatat di KSEI. SID membantu memastikan kepemilikan saham Anda tercatat secara elektronik dan dapat diverifikasi.

Apakah aplikasi saham yang legal itu aman?

Aplikasi yang terdaftar di OJK dan menjadi anggota BEI memiliki pengawasan yang jelas. Namun, legalitas tidak menjamin harga saham naik, jadi tetap pelajari risiko setiap investasi.

Mulai dari Dana Darurat Lebih Dulu

Sebelum masuk ke saham, pastikan Anda sudah memiliki dana darurat yang disimpan di tempat yang mudah diakses. Fazza menawarkan tabungan bunga tinggi dan tabungan berjangka yang bisa menjadi tempat menyiapkan dana tersebut. Unduh aplikasi Fazza melalui Google Play Store atau App Store.

Share

DITULIS OLEH

eunike

Penulis

Content Marketing & SEO Specialist with a 3-year experience in the Tech, Manufacturing, and Building Materials industry

Secret Link