articlesbahasafazzfazzaIndonesia

Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia

9 July 2026

, diposting oleh by 

Nida Amalia

Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia

Memilih aplikasi sekuritas terbaik adalah salah satu keputusan paling penting sebelum Anda mulai berinvestasi saham. Dengan puluhan pilihan yang tersedia di Indonesia, perbedaan biaya transaksi, fitur analisis, dan tingkat keamanan antarplatform bisa sangat signifikan — dan berdampak langsung pada hasil investasi Anda.

Panduan ini membantu Anda memahami kriteria memilih aplikasi sekuritas, membandingkan sepuluh platform terbaik secara objektif, dan mengetahui langkah-langkah membuka rekening efek sebagai pemula.

Apa Itu Aplikasi Sekuritas dan Fungsinya?

Aplikasi sekuritas adalah platform digital yang memungkinkan investor membeli, menjual, dan memantau efek — termasuk saham, obligasi, reksa dana, dan ETF — langsung dari perangkat smartphone atau komputer.

Dalam konteks Indonesia, aplikasi sekuritas berfungsi sebagai antarmuka antara investor dan bursa efek. Transaksi yang dilakukan melalui aplikasi ini diproses oleh perusahaan sekuritas yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai penyelenggara pasar modal yang diawasi.

Secara umum, fungsi utama aplikasi sekuritas meliputi:

  • Eksekusi order beli dan jual saham secara real-time
  • Pemantauan portofolio dan kinerja investasi
  • Akses ke data pasar, grafik, dan riset emiten
  • Penyimpanan dana investasi melalui rekening dana nasabah (RDN)
  • Pelaporan transaksi dan laporan pajak

Kriteria Memilih Aplikasi Sekuritas yang Baik

Sebelum memilih platform, ada beberapa faktor kritis yang perlu dievaluasi secara cermat.

Regulasi dan Keamanan: OJK, KSEI, dan SIPF

Keamanan dana dan aset investasi Anda bergantung langsung pada legalitas dan perlindungan yang diberikan platform. Pastikan aplikasi sekuritas yang Anda pilih memenuhi persyaratan berikut:

  • Berizin OJK: Seluruh perusahaan sekuritas yang beroperasi di Indonesia wajib memiliki izin dari OJK sebagai Perantara Pedagang Efek (PPE).
  • Terdaftar di KSEI: Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyimpan efek investor secara terpusat. Kepemilikan saham Anda tercatat di KSEI, bukan hanya di aplikasi sekuritas — ini perlindungan penting jika suatu saat perusahaan sekuritas mengalami masalah.
  • Perlindungan SIPF: Securities Investor Protection Fund (SIPF) memberikan perlindungan aset hingga Rp100 juta per investor jika terjadi kegagalan anggota bursa. Pastikan sekuritas pilihan Anda terdaftar sebagai anggota SIPF.

Biaya Transaksi dan Komisi

Biaya transaksi adalah salah satu faktor yang paling berdampak pada return investasi jangka panjang, namun sering diabaikan pemula. Biaya ini terdiri dari dua komponen utama:

  • Fee beli: Persentase yang dikenakan saat Anda membeli saham, biasanya berkisar antara 0,10% hingga 0,20% dari nilai transaksi.
  • Fee jual: Persentase yang dikenakan saat menjual saham, biasanya lebih tinggi karena sudah termasuk pajak penghasilan final 0,10%. Secara umum berkisar antara 0,20% hingga 0,30%.

Perbedaan fee 0,05% mungkin tampak kecil, tetapi untuk investor aktif yang bertransaksi ratusan juta rupiah per tahun, selisihnya bisa mencapai jutaan rupiah.

Fitur Analisis dan Riset

Investor yang serius membutuhkan lebih dari sekadar tombol beli dan jual. Fitur analisis yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Grafik teknikal dengan berbagai indikator (MACD, RSI, Bollinger Bands)
  • Laporan keuangan emiten yang mudah diakses
  • Riset analis dan rekomendasi saham
  • Notifikasi pergerakan harga real-time
  • Screener saham berdasarkan fundamental

Kemudahan Deposit dan Withdrawal

Kecepatan dan kemudahan top-up Rekening Dana Nasabah (RDN) serta penarikan dana kembali ke rekening bank sangat memengaruhi kenyamanan bertransaksi. Perhatikan:

  • Metode deposit yang tersedia (transfer bank, virtual account, QRIS)
  • Waktu yang dibutuhkan untuk dana aktif di RDN
  • Proses dan kecepatan penarikan dana
  • Ada atau tidaknya biaya tambahan untuk transaksi keuangan

Perbandingan 10 Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia 2025

Berikut adalah perbandingan sepuluh aplikasi sekuritas yang populer di Indonesia berdasarkan fitur, biaya, dan kecocokan untuk berbagai profil investor. Data biaya berikut bersifat indikatif dan dapat berubah — selalu cek langsung ke platform resmi masing-masing sebelum membuka rekening.

Aplikasi Fee Beli Fee Jual Modal Awal Min. Keunggulan Cocok Untuk
IPOT (Indo Premier) 0,10% 0,20% Rp100.000 Fitur lengkap, riset gratis, tampilan intuitif Pemula hingga menengah
Stockbit 0,10% 0,20% Rp100.000 Komunitas investor aktif, analisis saham sosial Investor yang suka diskusi
Ajaib 0,10% 0,20% Rp0 Onboarding mudah, reksa dana terintegrasi Pemula muda
Bibit Rp10.000 Fokus reksa dana, robo-advisor, user-friendly Investor reksa dana pemula
BCA Sekuritas (BEST) 0,15% 0,25% Rp1.000.000 Terintegrasi BCA, keamanan tinggi Nasabah BCA existing
Mandiri Sekuritas (MOST) 0,15% 0,25% Rp1.000.000 Riset mendalam, produk obligasi lengkap Investor menengah ke atas
BRI Danareksa 0,15% 0,25% Rp100.000 Terintegrasi BRI, SBN ritel tersedia Nasabah BRI
Pluang Variatif Variatif Rp5.000 Multi-aset (emas, kripto, saham AS), modal kecil Investor diversifikasi pemula
Mirae Asset Sekuritas 0,10% 0,20% Rp1.000.000 Platform canggih, fitur margin trading Trader aktif menengah-lanjut
Philip Sekuritas (POEMS) 0,18% 0,28% Rp1.000.000 Akses saham internasional, analisis teknikal canggih Investor berpengalaman

Catatan: Fee di atas belum termasuk biaya bursa dan levy yang bersifat tetap sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pajak penghasilan final 0,10% dari nilai jual sudah termasuk dalam komponen fee jual.

Full-Service vs Discount Broker: Mana yang Tepat untuk Anda?

Salah satu perbedaan mendasar dalam industri sekuritas yang jarang dijelaskan adalah perbedaan antara full-service broker dan discount broker. Memahami perbedaan ini akan sangat membantu Anda memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan.

Full-Service Broker

Full-service broker menawarkan layanan lengkap yang melampaui sekadar eksekusi transaksi. Mereka menyediakan rekomendasi investasi personal, akses ke analis efek, dan kadang layanan perencanaan keuangan.

Ciri-ciri full-service broker di Indonesia:

  • Fee transaksi lebih tinggi, umumnya di atas 0,15% untuk beli
  • Ada relationship manager atau broker personal yang dapat dihubungi
  • Akses ke IPO dan penawaran obligasi korporasi
  • Riset eksklusif dari tim analis internal
  • Cocok untuk investor dengan portofolio besar (di atas Rp500 juta)

Contoh: Mandiri Sekuritas, BCA Sekuritas, Philip Sekuritas.

Discount Broker

Discount broker adalah platform yang fokus pada eksekusi transaksi dengan biaya serendah mungkin, tanpa layanan konsultasi personal. Semua keputusan investasi sepenuhnya di tangan investor.

Ciri-ciri discount broker di Indonesia:

  • Fee transaksi lebih rendah, mulai dari 0,10% untuk beli
  • Platform digital-first, semua dilakukan mandiri melalui aplikasi
  • Fitur analisis tersedia tetapi bersifat mandiri
  • Modal awal lebih rendah, bahkan ada yang nol rupiah
  • Cocok untuk investor pemula hingga menengah yang ingin belajar mandiri

Contoh: IPOT, Stockbit, Ajaib, Mirae Asset Sekuritas.

Untuk investor pemula dengan modal terbatas, discount broker umumnya menjadi pilihan lebih tepat karena biaya lebih efisien dan platform lebih mudah digunakan secara mandiri.

Panduan Buka Rekening Sekuritas untuk Pemula

Membuka rekening efek kini sepenuhnya dapat dilakukan secara online tanpa harus datang ke kantor. Berikut langkah-langkah umum yang berlaku di hampir semua platform sekuritas di Indonesia.

Dokumen yang Diperlukan

  • KTP yang masih berlaku
  • NPWP (wajib untuk pelaporan pajak — jika belum punya, bisa diurus terlebih dahulu di situs DJP Online)
  • Buku tabungan atau foto rekening bank aktif atas nama sendiri
  • Foto selfie dengan KTP
  • Tanda tangan digital (biasanya dilakukan di layar ponsel)

Langkah-Langkah Pembukaan Rekening

  1. Unduh aplikasi dan lakukan registrasi dengan email atau nomor telepon aktif.
  2. Isi data pribadi termasuk nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, alamat, dan informasi pekerjaan.
  3. Upload dokumen yang diperlukan: KTP, NPWP, rekening bank, dan selfie.
  4. Verifikasi identitas — sebagian besar platform menggunakan verifikasi video singkat atau liveness detection otomatis.
  5. Tanda tangani perjanjian nasabah secara digital.
  6. Tunggu persetujuan — proses persetujuan umumnya membutuhkan 1–3 hari kerja, meskipun beberapa platform mampu menyelesaikannya dalam hitungan jam.
  7. Deposit ke RDN — setelah rekening aktif, lakukan deposit pertama ke Rekening Dana Nasabah (RDN) yang dibuatkan oleh sekuritas.

Satu hal yang perlu dipahami: RDN adalah rekening bank terpisah atas nama Anda yang dibuat khusus untuk transaksi efek. Dana di RDN Anda tidak bercampur dengan dana operasional perusahaan sekuritas — ini bagian dari perlindungan investor yang diatur OJK.

Tips Berinvestasi Saham dengan Aman via Aplikasi

Memiliki aplikasi sekuritas yang baik hanyalah langkah pertama. Berikut praktik terbaik yang perlu diterapkan agar investasi Anda berjalan aman dan efektif.

Verifikasi Legalitas Platform

Sebelum mendaftar ke aplikasi sekuritas manapun, verifikasi legalitasnya langsung di situs OJK melalui fitur Perizinan Pasar Modal OJK. Jangan percaya pada klaim izin yang hanya disebutkan dalam aplikasi tanpa dapat diverifikasi secara independen.

Gunakan Proteksi Akun yang Ketat

  • Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) di semua platform investasi Anda.
  • Jangan bagikan PIN, password, atau kode OTP kepada siapapun — termasuk yang mengaku sebagai pihak sekuritas.
  • Gunakan password unik yang berbeda dari akun lain.

Mulai dengan Dana yang Siap Diinvestasikan

Investasikan hanya dana yang tidak Anda butuhkan dalam jangka pendek. Pasar saham bersifat fluktuatif, dan menarik investasi di saat pasar sedang turun hanya akan merealisasikan kerugian yang seharusnya masih bisa pulih seiring waktu.

Diversifikasi dan Hindari FOMO

Jangan menaruh seluruh dana investasi pada satu saham atau sektor. Diversifikasi portofolio ke beberapa emiten dari sektor berbeda adalah praktik manajemen risiko paling dasar yang dapat melindungi nilai portofolio Anda.

Pahami Pajak Investasi Saham

Di Indonesia, keuntungan dari penjualan saham dikenakan pajak penghasilan final sebesar 0,10% dari nilai transaksi jual — bukan dari keuntungan. Pajak ini sudah otomatis dipotong oleh sekuritas saat transaksi jual, sehingga Anda tidak perlu menghitung atau menyetorkan sendiri. Namun, dividen yang diterima dikenakan pajak 10% yang juga dipotong langsung oleh emiten.

Alternatif Investasi Selain Saham untuk Pemula

Tidak semua orang siap langsung terjun ke pasar saham. Volatilitas harga yang tinggi, kebutuhan pemahaman mendalam tentang analisis emiten, dan risiko kerugian modal membuat saham menjadi instrumen yang sebaiknya tidak dijadikan pintu masuk pertama bagi pemula yang belum siap.

Beberapa alternatif investasi yang lebih aksesibel dan memiliki profil risiko lebih terukur meliputi:

Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang adalah instrumen investasi yang menempatkan dana pada instrumen pasar uang jangka pendek seperti deposito dan SBI. Return-nya relatif stabil dengan risiko rendah, cocok sebagai langkah pertama bagi investor pemula sebelum beralih ke instrumen yang lebih agresif.

Tabungan Berjangka Digital

Tabungan berjangka menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi dari tabungan biasa dengan jangka waktu yang sudah disepakati di awal. Produk ini cocok untuk investor yang menginginkan kepastian return dan tidak nyaman dengan fluktuasi nilai investasi.

Surat Berharga Negara (SBN) Ritel

Pemerintah Indonesia menerbitkan berbagai instrumen SBN ritel yang dapat dibeli secara online, seperti ORI (Obligasi Negara Ritel), Sukuk Ritel, dan Saving Bond Ritel. Produk ini dijamin pemerintah dan menawarkan kupon yang kompetitif, menjadikannya salah satu instrumen paling aman di pasar.

Emas Digital

Emas digital memungkinkan investor membeli emas dalam pecahan kecil tanpa perlu menyimpan fisiknya. Produk ini menjadi hedge yang populer terhadap inflasi dan pelemahan nilai mata uang.

Bagi investor yang belum siap menanggung volatilitas pasar saham, Fazza menyediakan pilihan produk simpanan dan investasi digital yang lebih terstruktur. Dengan antarmuka yang sederhana dan produk yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mulai berinvestasi dari jumlah kecil, Fazza bisa menjadi titik awal yang tepat sebelum Anda melangkah ke instrumen yang lebih kompleks seperti saham langsung.

Mulai Perjalanan Investasi Anda Bersama Fazza

Jika Anda masih dalam tahap membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi, Fazza hadir sebagai platform keuangan digital yang mempermudah perjalanan itu. Dengan produk tabungan bunga tinggi dan simpanan berjangka yang kompetitif, Fazza membantu Anda menumbuhkan dana dengan aman — tanpa biaya administrasi tersembunyi dan tanpa kerumitan perbankan konvensional.

Unduh Fazza sekarang dan mulai kendalikan keuangan Anda:

FAQ: Aplikasi Sekuritas Terbaik

Apakah dana saya aman jika perusahaan sekuritas bangkrut?

Ya. Aset saham Anda disimpan di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) atas nama Anda sendiri, bukan atas nama perusahaan sekuritas. Dengan demikian, jika perusahaan sekuritas mengalami kebangkrutan, kepemilikan saham Anda tetap aman dan dapat dipindahkan ke perusahaan sekuritas lain. Selain itu, bagi perusahaan sekuritas yang menjadi anggota SIPF, investor juga memperoleh perlindungan aset sesuai ketentuan yang berlaku.

Berapa minimal modal untuk mulai investasi saham di Indonesia?

Secara teknis, Anda dapat mulai membeli saham dengan satu lot atau 100 lembar saham. Beberapa saham diperdagangkan dengan harga yang relatif rendah sehingga modal awal bisa dimulai dari puluhan ribu rupiah. Namun, agar biaya transaksi lebih efisien dan portofolio lebih terdiversifikasi, banyak investor pemula memilih memulai investasi dengan modal sekitar Rp500.000 hingga Rp1.000.000.

Apakah saya perlu NPWP untuk membuka rekening sekuritas?

NPWP tidak selalu menjadi syarat wajib untuk membuka rekening efek, tetapi sangat disarankan karena dapat memengaruhi tarif pajak atas dividen yang diterima. Jika belum memiliki NPWP, Anda dapat mengurusnya secara online melalui Direktorat Jenderal Pajak.

Apa perbedaan rekening efek dan Rekening Dana Nasabah (RDN)?

Rekening efek digunakan untuk mencatat kepemilikan aset investasi seperti saham dan obligasi yang tersimpan di KSEI. Sementara itu, Rekening Dana Nasabah (RDN) adalah rekening bank atas nama investor yang digunakan khusus untuk menyimpan dana sebelum atau sesudah melakukan transaksi investasi. Kedua rekening tersebut terpisah dari rekening tabungan pribadi.

Bisakah saya memiliki rekening di lebih dari satu aplikasi sekuritas?

Ya. Tidak ada batasan jumlah rekening efek yang dapat dimiliki oleh seorang investor. Banyak investor menggunakan lebih dari satu aplikasi sekuritas untuk memanfaatkan fitur, layanan, atau biaya transaksi yang berbeda sesuai kebutuhan investasi mereka.

Apakah investasi saham cocok untuk pemula yang sama sekali belum berpengalaman?

Investasi saham dapat dipelajari oleh pemula, tetapi memerlukan pemahaman mengenai cara kerja pasar modal, analisis dasar, dan manajemen risiko. Jika Anda benar-benar baru memulai investasi, pertimbangkan untuk mempelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu atau memulai dari instrumen dengan risiko yang lebih rendah sebelum berinvestasi di saham.

Bagaimana cara mengetahui apakah aplikasi sekuritas sudah terdaftar resmi di OJK?

Anda dapat memeriksa legalitas perusahaan sekuritas melalui daftar resmi yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pastikan nama perusahaan tercantum sebagai perusahaan efek yang memiliki izin resmi sebelum membuka rekening atau melakukan investasi.

Fresh Resources
Secret Link