Pelangganmu banyak yang suka main Games? Jangan cuma jadi tempat mereka beli pulsa atau melakukan transaksi PPOB. Kebutuhan top up Games juga bisa menjadi peluang untuk menambah produk sekaligus keuntungan dari tokomu.
Saat ini, Games bukan hanya menjadi hiburan. Bagi banyak orang, top up Games sudah menjadi kebutuhan yang dilakukan secara rutin. Mulai dari membeli item dalam game, Diamond, UC, hingga voucher untuk Games favorit.
Buat agen, kondisi ini bisa menjadi peluang bisnis sederhana: menjual voucher Games kepada pelanggan yang sudah datang ke tokomu.
Tapi, apakah jualan voucher Games benar-benar menguntungkan?
Jawabannya bergantung pada beberapa hal, seperti harga modal, harga jual, jumlah transaksi, dan seberapa banyak pelanggan yang membutuhkan produk tersebut.
Yuk, cari tahu cara menghitung peluang keuntungan dari jualan voucher Games dan bagaimana menjadikannya sebagai produk tambahan untuk tokomu.
Kenapa Jualan Voucher Games Bisa Jadi Peluang Tambahan Untung?
1. Kebutuhan Top Up Bisa Berulang
Pelanggan yang aktif bermain Games bisa melakukan top up lebih dari satu kali. Mereka mungkin melakukan pembelian ketika membutuhkan item tertentu, mengikuti event dalam game, atau sekadar ingin menambah saldo untuk bermain.
Artinya, voucher Games memiliki peluang untuk menjadi produk dengan transaksi berulang. Selama pelanggan masih bermain Games dan membutuhkan top up, kebutuhan terhadap produk ini bisa muncul kembali.
2. Bisa Menjadi Produk Tambahan
Kalau selama ini kamu sudah menjual pulsa, paket data, token listrik, atau produk PPOB lainnya, Games bisa menjadi produk tambahan untuk melengkapi kebutuhan pelanggan.
Kamu tidak perlu mengubah bisnis yang sudah berjalan. Cukup tambahkan produk yang relevan dengan kebutuhan pelangganmu.
Dengan begitu, satu pelanggan bisa melakukan lebih dari satu jenis transaksi di tokomu.
3. Tidak Harus Mencari Pelanggan Baru
Salah satu keuntungan menjual produk digital adalah kamu bisa mulai dari pelanggan yang sudah ada.
Coba perhatikan pelanggan yang datang ke tokomu. Bisa jadi ada pelajar, anak muda, gamer, atau bahkan orang tua yang membeli kebutuhan Games untuk anaknya.
Mereka bisa menjadi calon pelanggan voucher Games.
Jadi, peluangnya bukan hanya tentang menjual voucher Games, tetapi tentang bagaimana kamu memanfaatkan kebutuhan pelanggan yang sudah datang ke tokomu.
Berapa Keuntungan dari Jualan Voucher Games?
Untuk mengetahui potensi keuntungan, kamu bisa menggunakan rumus sederhana:
Keuntungan per transaksi = Harga jual – Harga modal
Misalnya kamu membeli voucher Games dengan harga modal Rp48.500 dan menjualnya kepada pelanggan seharga Rp50.000.
Maka:
Rp50.000 – Rp48.500 = Rp1.500 keuntungan per transaksi
Dari contoh tersebut, kamu mendapatkan keuntungan Rp1.500 dari satu transaksi. Nilainya mungkin terlihat kecil, tetapi jika transaksi dilakukan secara rutin, totalnya bisa bertambah.
Cara Menghitung Potensi Keuntungan per Hari
Selain menghitung keuntungan dari satu transaksi, kamu juga bisa memperkirakan potensi keuntungan berdasarkan jumlah transaksi harian.
Misalnya keuntungan yang didapat dari satu voucher adalah Rp1.500 dan kamu bisa melayani 10 transaksi per hari.
Maka:
Rp1.500 × 10 transaksi = Rp15.000 per hari
Jika jumlah transaksi tersebut konsisten selama 30 hari, perkiraannya menjadi:
Rp15.000 × 30 hari = Rp450.000 per bulan
Angka tersebut hanya contoh perhitungan. Keuntungan sebenarnya bisa berbeda tergantung harga modal, harga jual, jenis voucher, dan jumlah transaksi yang kamu dapatkan.
Faktor yang Memengaruhi Keuntungan Jualan Voucher Games
Sebelum menentukan target keuntungan, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.
Harga Modal
Harga modal menentukan seberapa besar selisih yang bisa kamu dapatkan ketika menjual produk kepada pelanggan. Semakin baik harga modal yang kamu dapatkan, semakin besar ruang untuk menentukan harga jual yang sesuai.
Harga Jual
Harga jual perlu disesuaikan dengan harga pasar dan kemampuan pelanggan. Jangan hanya mengejar margin tinggi, tetapi juga pertimbangkan apakah harga tersebut tetap menarik bagi pelanggan.
Jumlah Transaksi
Jumlah transaksi sangat berpengaruh terhadap total keuntungan. Margin yang kecil sekalipun bisa menghasilkan tambahan keuntungan jika jumlah transaksinya cukup banyak dan konsisten.
Kebutuhan Pelanggan
Setiap lokasi memiliki karakter pelanggan yang berbeda. Kalau banyak pelangganmu merupakan pemain Games, menyediakan voucher Games bisa menjadi pilihan produk yang lebih relevan.
Tips agar Jualan Voucher Games Lebih Optimal
Kenali Games yang Banyak Dicari Pelanggan
Tidak semua pelanggan memainkan Games yang sama. Perhatikan Games apa yang paling sering ditanyakan atau dibeli oleh pelangganmu.
Dengan mengetahui produk yang paling banyak dicari, kamu bisa lebih fokus menawarkan voucher Games yang memang memiliki permintaan.
Tawarkan Bersamaan dengan Produk Lain
Kamu bisa menawarkan voucher Games ketika pelanggan melakukan transaksi lainnya. Misalnya, saat pelanggan membeli pulsa atau paket data, kamu juga bisa memberi tahu bahwa tokomu menyediakan top up Games.
Cara ini membuat Games menjadi produk tambahan tanpa harus mengubah alur bisnis utama tokomu.
Hitung Margin Sebelum Menentukan Harga Jual
Selalu hitung selisih antara harga modal dan harga jual sebelum melakukan transaksi. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui berapa keuntungan yang diperoleh dari setiap produk.
Kamu juga bisa mencatat jumlah transaksi dan keuntungan secara rutin untuk melihat produk Games mana yang paling banyak diminati pelanggan.
Jual Voucher Games sebagai Produk Tambahan di Tokomu
Jualan voucher Games bisa menjadi salah satu pilihan untuk menambah produk yang tersedia di tokomu. Apalagi jika pelangganmu memang sudah memiliki kebutuhan top up Games secara rutin.
Untuk mengetahui apakah produk ini cocok untuk bisnismu, kamu bisa mulai dengan melihat Games yang paling banyak diminati pelanggan, menghitung margin per transaksi, kemudian mencatat perkembangan jumlah transaksi dari waktu ke waktu.
Dengan perhitungan yang sederhana, kamu bisa mengetahui seberapa besar peluang keuntungan yang bisa didapatkan dari jualan voucher Games.
Mulai dari pelanggan yang sudah ada, tambahkan produk yang mereka butuhkan, dan jadikan setiap transaksi sebagai peluang tambahan untuk tokomu.
