Opens in a new tab

Biaya Admin QRIS 2026 & Tabel MDR per Kategori Usaha

October 22, 2026, Posted by eunike

Biaya Admin QRIS 2026 & Tabel MDR per Kategori Usaha
Biaya Admin QRIS 2026 & Tabel MDR per Kategori Usaha

Biaya admin QRIS adalah potongan yang dikenakan kepada merchant setiap kali menerima pembayaran lewat QRIS, dan secara resmi disebut Merchant Discount Rate (MDR). Besarnya ditentukan Bank Indonesia berdasarkan kategori usaha dan nominal transaksi, sehingga tidak semua pedagang dipotong dengan tarif yang sama.

Bagi pemilik UMKM yang baru memakai QRIS, memahami MDR penting agar tidak kaget saat dana masuk ke rekening lebih kecil dari nominal yang dibayar pelanggan. Artikel ini merangkum tarif MDR terbaru, termasuk perubahan yang berlaku mulai 1 Oktober 2026, lengkap dengan simulasi potongan per transaksi.

Apa Itu Biaya Admin atau MDR QRIS?

MDR QRIS adalah biaya jasa yang dikenakan kepada merchant oleh Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) saat transaksi QRIS berhasil diproses. Menurut penjelasan Bank Indonesia tentang MDR QRIS, BI sebagai regulator tidak mengambil bagian dari biaya ini. Biaya tersebut diberikan kepada pelaku industri, seperti penerbit (issuer), acquirer, dan lembaga switching.

QRIS sendiri adalah standar kode QR pembayaran nasional yang ditetapkan Bank Indonesia. MDR merupakan kompensasi atas layanan pemrosesan dan pemeliharaan infrastruktur pembayaran tersebut.

Sebagai contoh, jika pelanggan membayar Rp200.000 dan merchant dikenakan MDR 0,7%, maka potongannya Rp1.400 dan dana yang diterima merchant menjadi Rp198.600.

Apakah Biaya Admin QRIS Sama dengan Biaya Pencairan?

Tidak selalu sama. MDR adalah potongan atas transaksi, sedangkan biaya lain seperti biaya pencairan atau langganan perangkat bisa berbeda di setiap penyedia layanan. Karena itu, tanyakan rincian biaya tambahan sebelum mendaftar.

Tabel MDR QRIS 2026 per Kategori Usaha

Tarif MDR QRIS dibagi menjadi kategori reguler dan khusus. Pada kategori reguler, tarif bergantung pada skala usaha, yaitu usaha mikro (UMI), usaha kecil (UKE), usaha menengah (UME), dan usaha besar (UBE).

Tarif MDR Reguler: Mikro, Kecil, dan Umum

Mulai 1 Oktober 2026, Bank Indonesia memperluas MDR 0% ke semua kategori merchant reguler, sebagaimana diberitakan RRI yang mengutip Bank Indonesia. Berikut ringkasan tarifnya:

Kategori merchant Nominal transaksi MDR mulai 1 Oktober 2026
Usaha Mikro (UMI) Hingga Rp500.000 0%
Usaha Mikro (UMI) Di atas Rp500.000 0,3%
Usaha Kecil (UKE) Hingga Rp100.000 0%
Usaha Kecil (UKE) Di atas Rp100.000 0,7%
Usaha Menengah (UME) Hingga Rp100.000 0%
Usaha Menengah (UME) Di atas Rp100.000 0,7%
Usaha Besar (UBE) Hingga Rp100.000 0%
Usaha Besar (UBE) Di atas Rp100.000 0,7%

Perlu dicatat, sebelum 1 Oktober 2026 usaha kecil, menengah, dan besar dikenakan MDR 0,7% untuk semua nominal transaksi. Ketentuan MDR 0% hingga Rp500.000 untuk usaha mikro tidak berubah.

Tarif MDR Kategori Khusus

Selain kategori reguler, Bank Indonesia menetapkan tarif khusus untuk sektor tertentu. Data berikut mengacu pada halaman resmi Bank Indonesia:

  • Pendidikan: 0,6%
  • Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU): 0,4%
  • Badan Layanan Umum (BLU), Public Service Obligation (PSO), pembayaran bantuan sosial (G2P), serta pembayaran ke pemerintah seperti pajak dan paspor (P2G), termasuk donasi sosial nirlaba: 0%

Karena kebijakan ini baru berlaku efektif per 1 Oktober 2026, cek juga pengumuman resmi Bank Indonesia dan PJP tempat Anda mendaftar untuk memastikan penerapannya pada sistem mereka.

Siapa yang Menanggung Biaya Admin QRIS?

Merchant yang menanggung MDR, bukan pembeli. Bank Indonesia menegaskan bahwa MDR tidak boleh dibebankan kepada konsumen, sehingga pedagang tidak boleh menambahkan biaya ekstra ketika pelanggan membayar dengan QRIS.

Ini berarti harga jual di etalase tetap sama, baik pembeli membayar tunai maupun QRIS. Jika Anda ingin menjaga margin, hitung MDR sebagai bagian dari biaya operasional, bukan sebagai tambahan harga untuk pelanggan.

Bagaimana Jika Toko Menambah Biaya untuk Pembayaran QRIS?

Praktik tersebut bertentangan dengan ketentuan Bank Indonesia. Pelanggan yang menemukannya dapat melapor ke penyedia layanan pembayaran atau ke contact center Bank Indonesia.

Cara Menghitung Potongan Transaksi QRIS

Rumusnya sederhana: potongan MDR = nominal transaksi x persentase MDR. Dana bersih yang diterima merchant adalah nominal transaksi dikurangi potongan tersebut.

Satu hal yang sering terlewat: jika nominal transaksi melewati batas MDR 0%, tarif berlaku untuk seluruh nilai transaksi, bukan hanya selisihnya. Transaksi Rp600.000 pada usaha mikro dikenakan 0,3% dari Rp600.000, bukan dari Rp100.000 kelebihannya.

Simulasi Potongan per Transaksi

Kategori dan nominal MDR Potongan Dana diterima
Usaha mikro, Rp50.000 0% Rp0 Rp50.000
Usaha mikro, Rp500.000 0% Rp0 Rp500.000
Usaha mikro, Rp600.000 0,3% Rp1.800 Rp598.200
Usaha kecil, Rp80.000 0% Rp0 Rp80.000
Usaha kecil, Rp150.000 0,7% Rp1.050 Rp148.950
Usaha kecil, Rp1.000.000 0,7% Rp7.000 Rp993.000

Simulasi Omzet Harian untuk Usaha Kecil

Bayangkan sebuah kedai kategori usaha kecil menerima 20 transaksi QRIS senilai Rp60.000 dan 10 transaksi senilai Rp150.000 dalam sehari. Total omzet QRIS-nya Rp2.700.000.

  • 20 transaksi Rp60.000 (total Rp1.200.000): MDR 0%, potongan Rp0.
  • 10 transaksi Rp150.000 (total Rp1.500.000): MDR 0,7%, potongan Rp10.500.
  • Dana bersih harian: Rp2.689.500.

Sebelum 1 Oktober 2026, seluruh omzet tersebut dipotong 0,7% atau Rp18.900. Artinya, pelaku usaha dengan banyak transaksi kecil merasakan penghematan paling besar.

Simulasi Omzet Harian untuk Usaha Mikro

Warung usaha mikro yang menerima 40 transaksi QRIS rata-rata Rp25.000, total Rp1.000.000, tidak dipotong MDR sama sekali. Selama setiap transaksi tidak melebihi Rp500.000, seluruh dana masuk utuh.

Transparansi Biaya QRIS Payfazz

Tarif MDR sudah diatur Bank Indonesia, jadi yang perlu Anda pastikan adalah kejelasan biaya lain dari penyedia layanan. Sebelum mendaftar QRIS lewat platform apa pun, ajukan beberapa pertanyaan berikut:

  • Merchant saya masuk kategori usaha apa, dan berapa MDR yang berlaku?
  • Apakah ada biaya pendaftaran, biaya bulanan, atau biaya perangkat?
  • Berapa lama dana masuk ke rekening, dan adakah biaya pencairan?
  • Di mana saya bisa melihat riwayat dan rincian potongan setiap transaksi?

Payfazz mengedepankan transparansi biaya agar pelaku UMKM tahu persis berapa yang dipotong dari transaksi mereka. Dengan tabel MDR di atas sebagai acuan, Anda dapat mencocokkan potongan yang tercatat dengan ketentuan resmi Bank Indonesia. Untuk rincian layanan terbaru, lihat informasi di aplikasi sebelum mendaftar.

FAQ

Apakah biaya admin QRIS dipotong dari saldo atau langsung dari transaksi?

MDR umumnya dipotong dari nilai transaksi sebelum dana disalurkan ke merchant. Karena itu, dana yang masuk ke rekening sudah berupa nilai bersih setelah potongan.

Bagaimana cara mengetahui kategori usaha saya termasuk mikro atau kecil?

Kategori ditentukan saat pendaftaran QRIS berdasarkan data usaha Anda. Klasifikasi skala usaha mengacu pada ketentuan perundang-undangan tentang UMKM, jadi konfirmasikan kategori Anda kepada penyedia layanan agar tarif yang dikenakan sesuai.

Apakah MDR 0% berlaku untuk QRIS statis dan dinamis?

Ketentuan MDR ditetapkan berdasarkan kategori merchant dan nominal transaksi. Jika penyedia layanan Anda menerapkan syarat berbeda untuk jenis QRIS tertentu, mintalah penjelasan tertulis dari mereka.

Kenapa dana yang masuk tidak sesuai perhitungan MDR?

Selisih bisa terjadi karena kategori merchant yang tercatat berbeda, nominal transaksi melewati batas 0%, atau ada biaya layanan lain di luar MDR. Periksa laporan transaksi, lalu hubungi penyedia layanan untuk klarifikasi.

Apakah transaksi di atas batas MDR 0% dipotong seluruhnya atau hanya kelebihannya?

Seluruh nilai transaksi dikenakan tarif yang berlaku. Contohnya, transaksi Rp150.000 pada usaha kecil dipotong 0,7% dari Rp150.000, yaitu Rp1.050.

Apakah tarif MDR bisa berubah lagi?

Bisa. Bank Indonesia dapat menyesuaikan kebijakan MDR dari waktu ke waktu, seperti perluasan MDR 0% yang berlaku 1 Oktober 2026. Pantau informasi terbaru di situs resmi QRIS Bank Indonesia.

Mulai Usaha dengan QRIS Terbaik Payfazz

Ingin mulai menerima pembayaran QRIS untuk usaha Anda? Unduh aplikasi Payfazz untuk mendaftar QRIS dan mengelola pembayaran digital dengan lebih mudah, sambil tetap memantau rincian potongan transaksi Anda.

Unduh aplikasi Payfazz di Google Play

Share

DITULIS OLEH

eunike

Penulis

Content Marketing & SEO Specialist with a 3-year experience in the Tech, Manufacturing, and Building Materials industry

Secret Link